oleh

Banyak PNS Tinggalkan Tugas Dalam Waktu Lama

KAIMANA – Hari pertama masuk kantor usai dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kaimana, oleh Gubernur Papua Barat di Manokwari. Bupati dan Wakil Bupati Kaimana, Freddy Thie dan Hasbulla Furuada, melaksanakan apel perdana bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di lingkup pemerintah daerah Kaimana, Senin (3/5) di Stadion Triton Kaimana.

Bupati Kaimana Freddy Tie, dalam sambutannya menegaskan kepada seluruh ASN di Kaimana,  agar selalu diingatkan serta diperhatikan dengan serius tentang kinerja ASN. Sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang manajemen PNS.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Yang menjadi sorotan kami salah satu diantaranya, adalah terkait kedisiplinan PNS dalam bertugas. Kenyataan di lapangan selama ini banyak PNS di distrik, dan kampung meninggalkan tugas berhari-hari lamanya. Bahkan juga PNS yang bekerja di kota,masih kita temukan berkeliaran pada jam-jam keja bahkan ada juga yang tidak pernah masuk kantor,” kata Bupati di hadapan ribuan PNS dan tenaga kontrak.

Orang nomor satu di Kaimana ini sangat menyangkan atas ulah oknum PNS tersebut, karena menurutnya atas pelanggaran tersebut pernah dijatuhi hukuman disiplin, sehingga dirinya berjanji akan membenahi. Menurut Bupati, terkait kedisplinan PNS ini sesungguhnya telah banyak aturan yang mengatur akan hal tesebut. Antara lain di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, Peraturan Kepala BKN Nomor 21 Tahun 2020, dan beberapa Keputusan dan Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi,terakhird atur dalam Surat Edaran Menpan-RB Nomor 1 Tahun 2021.

Ia juga mengingatkan kepada para ASN, setiap gerak gerik dan tindak tanduk kita diamati olehmasyarakat kita apalagi di jaman yang serba modern ini, terutama teknologi informasi yang berkembang dengan begitu cepat.  “Ke depan, tidak boleh terjadi lagi pelanggaran- pelanggaran serupa itu, kita harus berani untuk berbenah karena kita dipanggil dan dipilih untuk menjadi pelayan masyarakat. Saya juga menekankan bagaimana PNS harus disiplin dalam bekerja,  bukan saja disiplin untuk masuk kantor dan pulang kantor tepat waktu, tetapi juga berdisiplin dalam melaksanakan tugas sesuai uraian tugas masing-masing secara optimal, kreatif, inovatif serta dapat beradaptasi dengan tatanan. Kerja yang baru terutama pasca pandemic Covid-19,” tegas Bupati.

Sehingga Bupati meminta kepada atasan langsung dan pejabat atasan langsung, untuk dapat secara terus menerus melakukan pembinaan disiplin PNS lingkungan kerja masing-masing. Serta arus berani untuk menjatuhkan sanksi dan hukuman disiplin secara berjenjang, kepada mereka yang melakukan pelanggaran disiplin PNS.

“Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian sesuai kewenangan atributif, yang diamanatkan undang-undang dapat mengambil langkah penjatuhan hukuman , hingga tahap pemberhentian tidak dengan hormat bukan hanya kepada PNS yang melanggar aturan disiplin tetapi juga kepada atasan langsung yang tidak menjatuhkan hukuman disiplin kepadabawahannya,” tegasnya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed