oleh

Banyak Pengendara Belum Tertib Berlalu Lintas

KAIMANA -Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kaimana, selama dua pekan lamanya sejak 23 Juli sampai dengan tanggal 5 Agustus 2020 lalu, telah melaksanakan Operasi Patuh Mansinam tahun 2020.
Selama pelaksanaan ­operasi tersebut, 114 kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang terjaring razia. Hal ini disebabkan karena belum tertibnya pengendara. Empat pelanggaran prioritas di Kota Kaimana selama operasi yakni, penggunaan helm, mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk, menerobos traffic light dan banyaknya pengemudi anak di bawah umur.
“Banyak pengendara yang belum disiplin, untuk rincian jumlah kendaraan roda dua sebanyak 108, kendaraan roda empat sebanyak 5, dan kendaraan roda 6 sebanyak 1 unit,” jelas Kapolres Kaimana melalui Kasat Lantas Polres Kaimana, Iptu Yosias. S. Tatuhey dalam keterangannya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (14/8)
Dikatakan Mantan Kasat Lantas Fakfak ini, mekanisme penindakan kendaraan yang ditilang, selama operasi ada 16 pelanggaran. Selebihnya ada pasal yang dilanggar adalah pasal 291 ayat (1) jo 106 ayat (8) sebanyak 15 orang, dan pasal 281 jo pasal 77 ayat 1 sebanyak 1 orang. Untuk penindakan berupa teguran yang diberikan kepada pengendara sebanyak 98 kendaraan.
Menurut Tatuhey, Operasi Patuh Mansinam 2020 di Kaimana, tentu tidak terlepas ­dari peran kepolisian dalam membantu pemerintah menekan lajunya penyebaran Covid-19 dan menekan tingginya angka laka lantas di jalan raya.
“Operasi Patuh Mansinam 2020 dimaksudkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, baik pengguna kendaraan maupun pejalan kaki,” ujarnya. Tandasnya.(fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed