oleh

Bank Papua, Satu-Satunya Penyalur Bantuan Tangan Kasih Gubernur PB

-Ekonomi-112 views

4.000 Warga di Kabupaten Sorong akan Menerima Bantuan Tangan Kasih Gubernur PB

AIMAS – Bank Papua Cabang Aimas ditunjuk sebagai bank penyaluran bantuan tangan kasih Pemprov Papua Barat kepada 4.000 penerima bantuan di Kabupaten Sorong.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan tangan kasih akan dilakukan selama dua minggu berjalan sejak hari ini. Agar tidak terjadi konsentrasi massa, titik penyaluran dibagi dalam beberapa titik.
Titik pertama dilakukan di Kantor kas induk Bank Papua Aimas kepada 2.015 penerima. Selanjutnya di Kantor Kas SP 2 Mariat sebanyak 500 penerima. Kemudian di Kantor Kas DIY Mariat Pantai berjumlah 600 penerima.

Sisanya dilakukan di Kantor Kas RSUD Km. 21 sebanyak 200 penerima, Kantor Kas SP 3 Mayamuk sebanyak 300 penerima, dan Kantor Kas Katapop Salawati sebanyak 385 orang penerima.

Masyarakat akan menerima bantuan sebesar Rp 300.000,- per bulan, dalam tiga bulan, terhitung sejak Januari – Maret. Bantuan yang bersumber dari APBD Papua Barat tersebut diberikan kepada pekerja informal maupun pekerja formal yang mengalami PHK saat situasi pandemi. Nantinya, 4.000 masyarakat akan menerima bantuan tersebut dalam bentuk buku tabungan Bank Papua yang di dalamnya sudah berisi saldo.

Kepala Cabang Bank Papua Aimas, Ade Harimurti mewakili manajemen Bank Papua Pusat bersyukur atas kepercayaan pemerintah kepada Bank Papua untuk menyalurkan bantuan tersebut. Ia juga berterimakasih atas dukungan dan perhatian pemerintah Kabupaten Sorong kepada Bank Papua yang telah berjalan selama ini.

Ade menerangkan, basis data penerima Bantuan Tangan Jasih Gubernur tahun 2021 didapatkan dari data BP Jamsostek yang telah diverifikasi. Daftar penerima direkap by name by address, dengan demikian kami berharap seluruh penerima dapat dilayani dengan baik.

“Data basisnya kita ambil dari BP Jamsostek yang telah diverifikasi, dengan harapan tidak ada penerima ganda. Serta bantuan tersebut juga bisa tepat sasaran. Kemudian karena penerimanya didata by name by address, maka penerima bisa melihat daftar namanya yang sudah di tulis oleh disnaker,” ujar Ade.

Ditambahkan Ade, bila dilapangan terdapat perbedaan data NIK dan alamat maka data tersebut dapat diverifikasi kembali. Penerima bisa mengupdate kebenaran datanya kepada petugas Disnakertrans yang berjaga di setiap kantor kas pembayaran.

Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru, SH, M.Si menambahkan, bahwa bantuan tersebut merupakan berkat Tuhan yang harus disyukuri oleh penerima. Untuk mendukung penyaluran bantuan tersebut, Bupati juga mengimbau agar masyarakat dapat tertib mengikuti proses penerimaan bantuan tersebut dan tetap menjaga protokol kesehatan.

“Masyarakat harus bersyukur dengan berkat tersebut. Tapi masyarakat juga harus ikut membantu petugas melancarkan penyaluran bantuan dengan tetap tertib. Selain itu prokes jangan sampai di tanggal kam, jangan sampai ada cluster baru penyeran COVID-19 di Kabupaten Sorong. Status PPKM level 2 jangan sampai naik lagi ke level 4,” imbau Bupati.

Di samping itu Kepala Disnakertrans Kabupaten Sorong, Eliaser Kalami menyebutkan, ada peningkatan kuota penerima bantuan tangan kasih tahun ini. Pada tahun sebelumnya tercatat ada 3.500 penerima, dan tahun ini naik menjadi 4.000 prnerima. Namun penyalurannya khusus melalui Bank Papua, dengan harapan petugas Disnakertrans bisa fokus hanya pada satu perbankan. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed