oleh

Bank Mandiri PB mulai Salurkan Program PEN

-Ekonomi-168 views

SORONG – Bank Mandiri sebagai salah satu bank plat merah siap mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang santer menjadi perbincangan hangat Presiden RI, Joko Widodo di tengah pandemi global yang melanda dunia saat ini. Upaya tersebut dipastikan akan terealisasi dengan baik sebab Bank Mandiri secara nasional dikabarkan telah diberikan alokasi anggaran dana PEN. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Area Head Bank Mandiri Papua Barat, Antonius Budi Setiawan saat berbincang-bincang dengan Radar Sorong.
“Ini merupakan program dari pemerintah dan kami ditunjuk untuk menyalurkannya bagi mereka yang terdampak covid-19, terutama pada Usaha Mikro, kecil dan menengah” kata Budi, sapaan akrab Area Head Bank Mandiri Papua Barat, Selasa lalu (22/7).
Dikatakannya, program PEN merupakan bagian dari stimulus yang diberikan oleh pemerintah bagi para pengusaha dengan harapan bisa tetap menggerakkan bisnis di masa pandemi sehingga mengarah pada pemulihan ekonomi nasional. Sebagai garda terdepan dalam melayani nasabah, Bank Mandiri juga terus aktif untuk menyalurkan dana PEN di wilayah Papua Barat, terhitung sejak Juli ­hingga September nanti.
Program PEN sendiri difokuskan untuk Calon Debitur dan Debitur yang terdampak, dengan tetap melakukan ekspansi baru secara selektif sesuai aturan (kriteria perkreditan). Dengan adanya stimulus atau subsidi bunga dibawah subsidi bunga reguler yang kami tawarkan kami berharap bisa mendapatkan nasabah yang baru dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan bisnis mereka,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Area SME Head Bank Mandiri Papua Barat Mohamad Alaq menambahkan, pada dasarnya dana yang dianggarkan untuk program PEN dialokasikan atau diberikan terutama kepada pebisnis yang cukup terdampak dari Covid19 ini. Bank Mandiri yang juga ditunjuk untuk ikut membantu dan bertindak sebagai agen penyalur pun lebih berhati-­hati dalam menyalurkan ­dana tersebut.
“Kami sebagai bank pemerintah adalah agen penyalur, tugas kami adalah supaya bagaimana tujuan pemerintah untuk menggerakkan perekonomian bisa secepatnya tercapai. Sehingga ekspansi baru yang kami tawarkan kepada pengusaha memang ditujukan*l untuk proses recovery bisnis mereka. Kami juga berhati-hati sekali untuk itu,” kata Alaq.
Bukan hanya sekedar menya­lurkan, Bank Mandiri juga terus berupaya agar dana ini terserap dan bermanfaat bagi masya­rakat terdampak covid-19, sehingga perekonomian segera pulih.
“Dengan kompetensi yang kami miliki, saya sangat yakin apa yang kami berikan di Papua Barat ini secara value akan memberikan dampak lebih bagi UMKM sehingga amanah dari pemerintah bisa kita jaga dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat” ujar Budi lagi.
Sampai saat ini NPL Bank Mandiri untuk kredit UMKM di Papua Barat sangat kecil bahkan hampir nol persen. Ini membuktikan bahwa secara kualitas kredit yang diberikan tumbuh namun tetap sehat. Tentunya ini kebanggaan tersendiri bagi Bank Mandiri sesuai dengan semangatnya yakni ‘Spirit Memakmurkan Negeri’, yang salah satunya benar-benar dapat terealisasi saat ini.
Budi berharap, di tengah pandemi covid-19 dan ketidakpastian dalam kondisi ini perekonomian akan ­membaik semakin kuat dan segera pulih dengan adanya stimulus yang diberikan oleh pemerintah tersebut. Bahkan dari sektor perbankan, Bank Mandiri telah menyediakan berbagai fasilitas transaksi kebutuhan nasabah. Serta siap mendukung para pembisnis, pengusaha, menengah, kecil, masyarakat dan para wirausahawan.
Sementara itu Bank ­Mandiri pun selalu mengedukasi masya­rakat dan nasabah secara masif untuk melakukan transaksi cashless yang transaksional safety, dengan harapan masyarakat mulai terbiasa untuk menggunakan transaksi yang aman.
“Mandiri benar-benar sudah mempersiapkan tatanan kehidupan baru dengan kebiasaan-kebiasaan yang sehat. Kami juga memberikan layanan kepada nasabah dengan Protokol Kesehatan sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah. Kami saat ini juga sedang mengkampanyekan semangat “Mandiri CUMA1” yang artinya; CUci tangan, pakai MAsker & jaga jarak 1 meter.
Dan saat ini Bank Mandiri mengharapkan dan mengajak masyarakat menggunakan transaksi digitalisasi mandiri seperti dengan; Mandiri Online, Mandiri Internet Bisnis, Mandiri Cash Management, dan pembayaran pembayaran menggunakan mesin EDC dan QRIS,” tutup Budi ­mengakhiri perbincangan. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed