oleh

Bank Mandiri Basuki Rahmat Tutup Sementara

-Ekonomi-39 views

Meningkatkan kasus positif Covid-19 di Kota Sorong dengan hadirnya cluster perbankan sebagai salah satu cluster baru, berimbas pada ditutupnya Bank Mandiri Cabang Basuki Rahmat.
Sesuai pengumuman, pelayanan Bank Mandiri Cabang Basuki Rahmat tutup mulai Senin kemarin, 28 September hingga tanggal 2 Oktober 2020.
Penutupan Bank Mandiri Cabang Basuki Rahmat ini diduga terkait dengan pernyataan Satgas Covid19 Kota Sorong yang sebelumnya menyebutkan adanya cluster perbankan dimana beberapa karyawan bank di Kota Sorong terpapar virus Covid-19.
Pengumuman tutupnya Bank Mandiri Cabang Basuki Rahmat yang bersifat sementara ini telah terpublish di media sosial.
Dalam pengumuman tersebut tertulis, bahwa langkah preventif tersebut diambil untuk memberikan kualitas kenyamanan serta memberikan perlindungan kepada nasabah.
Atas keputusan tersebut, manajemen mengimbau nasabah untuk dapat melakukan transaksi perbankan dengan memanfaatkan layanan digital channel Bank Mandiri seperti Mandiri online Mandiri SMS banking, Mandiri ATM, Mandiri Cash Management dan Mandiri Internet Bisnis.
Selanjutnya untuk layanan face to face, nasabah dialihkan ke Bank Mandiri Cabang Ahmad Yani.
”Di Basuki Rahmat tutup, kemungkinan ada karyawan yang positif, makanya nasabah dialihkan kesini semua,” ujar salah seorang nasabah yang sedang mengantri di Bank Mandiri KC A,Yani.
Pantauan Radar Sorong, Senin (28/9) kedatangan nasabah di Bank Mandiri Cabang Ahmad Yani membludak. Antrian nasabah bahkan sampai di halaman depan gedung.
”Biasanya di sini sepi, tapi karena semua nasabah larinya ke sini, jadi padat. Saya agak takut juga kalau orang ramai-ramai begini sebenarnya,” lanjutnya.
Nasabah yang enggan namanya dikorankan tersebut berharap, agar pihak Bank Mandiri dapat menerapkan peraturan pembatasan kuota kepada nasabah setiap harinya.
”Dengan adanya kejadian tersebut kan lebih baik kita saling menjaga, jangan sampai nanti di sini ramai-ramai terus jadi cluster baru lagi. Jadi saya kira mungkin kuotanya harus diatur,” sarannya.
Sementara itu, Area Head Bank Mandiri Sorong, Antonius Budi Setiawan saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan apapun. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed