oleh

Ayah Bejat Tega Setubuhi Anak Tiri

Beralasan Karena Tidak Mendapatkan Nafkah Batin dari Istrinya

SORONG – Seorang ayah tiri berinisial MR (38) dengan bejatnya melakukan pencabulan hingga persetubuhan terhadap anak tirinya berinsial M (14). Perbuatan MR diketahui ibu kandung M, sehingga melaporkan MR yang tak lain suaminya sendiri, ke Mapolres Sorong Kota pada Jumat (30/7).

PMB OPBJJ-UT Sorong

Kasat Reskim Polres Sorong Kota melalui Kanit PPA Polres Sorong Kota, Aiptu Johni Sompotan saat diwawancarai Radar Sorong membenarkan laporan tersebut. Sebelum menyetubuhi anak sambungnya (anak tiri,red), MR terlebih dahulu melakukan pelecehan sebanyak dua kali. M yang dilecehkan tidak bisa berbuat apa-apa karena diancam akan dipukuli bila melaporkan kejadian tersebut kepada mama kandungnya.

Atas perbuatannya, pelaku telah diamankan di Mapolres Sorong Kota. Diakui Kanit PPA Polres Sorong Kota, pelaku datang sendiri menyerahkan diri. Kepada polisi, korban M mengakui di tahun 2021 sekitar pukul 11.00 WIT, pelaku mengajaknya untuk pergi ke bagang (tempat kerja pelaku) bersama dengan teman-teman pelaku. “Teman-teman bapak berada di bagian bawah, kemudian bapak panggil saya “M, sini dulu”. Kemudian bapak membuka celana saya sebatas lutut dan (maaf) memasukan kedua jari tangan kanannya ke dalam alat kelamin saya,” jelasnya kepada Radar Sorong, kemarin.

Setelah kurang lebih 1 menit “bermain”, MR kemudian mengeluarkan jarinya dan memerintahkan M untuk kembali menggunakan celananya, lalu berkata “Jangan kasih tau mama mu ee, nanti ko dapat pukul”. Karena takut, M akhirnya mengiyakan dan kembali bermain sementara MR lanjut bekerja. Untuk kedua kalinya M dicabuli sang ayah sambung di kamar tidur ibu kandungnya. Saat itu MY sedang bermain sambil mengayun-ayun adiknya, sementara MIR sedang meminum minuman keras bersama teman-temannya di teras depan rumah. Tidak lama kemudian, MR masuk ke dalam kamar dan menggendong M lalu membaringkan korban ke kasur. Usai mencabuli anak tirinya, pelaku kemudian mengancam korban dengan mengatakan jangan kasih tau mama ee nanti ko dapat pukul. 

Pada Jumat 30 Juli 2021 sekitar pukul  13.00 WIT, M yang sedang tiduran di dalam kamar bersama dengan saudara-saudaranya, tiba-tiba pelaku memanggil korban dan mengatakan “M Sini dulu, injak bapak pu kaki” korban pun menghampiri pelaku yang berada di kamar sebelahnya (kamar ibu kandung M). Sesampainya di kamar, tiba-tiba MR menutup horden kamar. Selanjutnya, pelaku melakukan aksi menyetubuhi korban yang tak lain anak tirinya sendiri. Setelah menyalurkan nafsu bejatnya, pelaku mengancam korban agar tidak memberitahukan kepada ibu korban.

Tidak hanya M, adik kandungnya berinisial A (10) juga mendapatkan perlakuan pelecehan dari ayah tirinya tersebut. “Alasan pelaku melakukan perbuatan bejatnya itu karena tidak mendapatkan nafkah batin dari istrinya yang baru melahirkan sehingga dilampiaskan ke kedua anak tirinya. Kepada pelaku dikenakan Pasal Perlindungan Anak, UU Pasal 81 UU RI nomor 17 tahun 2016 KUHP dengan ancaman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. Tetapi karena di orang tua meskipun orang tua tiri, tetap ditambah 1/3 jadinya 20 tahun ,” jelas Kanit PPA Satreskrim Polres Sorong Kota.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed