oleh

Atik Andriani Promosi Magister

-Metro-432 views

SORONG– Dengan judul riset “Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan pembelajaran keagamaan di SD Muhammadiyah II Kota Sorong”, Atik Andriani S.Ag menjalani tahapan terakhir menuju wisuda yakni, Promosi Magister yang diadakan di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong, Rabu (4/12). 

Atik Andriani S.Ag

Melalui risert yang dilakukan, Atik mengharapkan agar setiap guru memiliki kompetensi di era global saat ini. Dimana, seitap guru dituntut untuk menguasai Informasi dan Teknologi (IT) sesuai dengan perkembangan teknologi yang berkembang saat ini. “Setiap guru dapat mengikuti KKG, Loka Karya dan MGMP untuk peningkatan mutu pembelajaran,” terangnya.

Sebagai Kepala Sekolah di MI Al-Ma’arif Kota Sorong, Atik menyampaikan, mengikuti program pascasarjana untuk menuntut ilmu kembali guna menghadapi tantangan perkembangan zaman, termasuk ilmu kepemimpinan yang nantinya dapat diterapkan di keseharian, termasuk di sekolah. 

Ketua STAIN Sorong, Dr. Hamzah M.Ag menyampaikan, promosi magister dilakukan agar mahasiswa pascasarjana dapat mempromosikan hasil penelitiannya untuk diketahui dan mendapat pengakuan oleh tokoh masyarakat. Karena selain di publikasi melalui jurnal, juga menunjukkan proses yang dilalui. 

“Ini menunjukkan prosesnya dilalui dengan aman, bukan abal-abal,” terangnya. 

Ia berharap agar, para wisudawan nantinya dapat menguasai media dengan menjaring narasumber, sehingga dapat memasuki wilayah yang lebih luas untuk menguarasai hal-hal secara strategis. 

Sementara itu, Direktur Pascasarjana STAIN Sorong, Dr. H. Surahman Amin, Lc., MA menyampaikan, melalui promosi magister kali ini, diharapkan STAIN Sorong dengan program pascasarjana tersebut dapat lebih dikenal oleh masyarakat, melalui proses yang dilalui sebelum memperoleh gelar. Karena menurutnya, ada beberapa yang bergelar namun tidak menjalani proses yang seharusnya. 

“Kita ingin membuktikan, proses yang dilalui betul-betul dijalankan untuk meraih gelar magister ini,” ucapnya. 

Selanjutnya, aka nada 19 calon wisudawan pascasarjana di tahun 2019. Sebelumnya, program pascasarjana STAIN Sorong telah meluluskan 6 orang mahasiswa pascasarjana di tahun 2018. Sehingga, total wisudawan selama 3 tahun lebih STAIN Sorong pascasarjana sebanyak 25 orang. (nam) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed