oleh

ASN, TNI dan Polri ‘Dilarang’ Mudik

-Metro-90 views

AIMAS – Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono, S.Sos, M.Si menekankan kepada seluruh ASN, TNI dan Polri untuk tetap tinggal di Sorong. Hal tersebut diungkapkannya usai mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Panglima TNI, Kapolri, Kemendagri, Menteri Perhubungan dan Menteri Kesehatan, Rabu (21/4).

“Sebagai tindak lanjut instruksi Mendagri tentang larangan mudik, Pemda Kabupaten Sorong tentu ikut mendukung. Oleh karena itu kami menekankan terutama kepada PNS, TNI Polri, tidak ada izin untuk mudik atau keluar dari wilayah Sorong,” tegas Wabup.

Kebijakan tersebut perlu diterapkan dengan ketat di Kabupaten Sorong untuk menjaga agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 yang semakin meluas. Apalagi jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Sorong saat ini relatif kecil, hanya 8 orang.

“Penyebaran Covid-19 ini kami harap bisa ditekan dengan diberlakukannya aturan yang ada. Jangan sampai pandemi covid-19 di Kabupaten Sorong malambung, kita harus menekan itu. Hal ini harus kita sosialisasikan kepada masyarakat dengan harapan masyarakat juga bisa ikut membantu menekan itu,” kata dia.

Wabup berharap momen libur Ramadan atau libur jelang hari raya juga tidak dijadikan masyarakat sebagai waktu untuk berekreasi. Wabup meminta masyarakat tetap tinggal di rumah, khusus bagi umat muslim diminta untuk tetap fokus dalam beribadah.

Senada dengan penuturan Wabup, Kapolres Sorong AKBP Robertus Alexander Pandiangan, S.IK, MH juga kan mendukung pemerintah untuk mengamankan kebijakan tersebut. Pihaknya juga akan melakukan pencegatan dalam operasi ketupat bagi warga Kabupaten Sorong yang hendak melakukan mudik.

“Seperti yang disampaikan Pak Wabup, tentu kami juga akan mendukung pemerintah kabupaten Sorong agar bulan Ramadan dan Idul Fitri bisa berjalan dengan baik dan aman. Untuk antisipasi, penjagaan akan kami lakukan di beberapa titik, tentu saja pada transportasi laut dan udara, karena dua pintu itulah yang bisa menjadi gerbang masuknya covid-19 dari pulau lain di Indonesia,” jelasnya.

Wabup menambahkan, selain penerapan kebijakan larangan mudik, untuk mencegah adanya warga yang memanfaatkan waktu senggang untuk berekreasi, maka sejumlah tempat wisata di Kabupaten Sorong juga akan ikut dikondisikan. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed