oleh

ASN Maybrat Diminta Loyal Laksanakan Tugas

-Metro-47 views

SORONG- Tokoh Pemekaran Kabupaten Maybrat, Maximus Air,SE, M.Si mengancam akan memobilisasi masyarakat melakukan aksi demo di Kumurkek Ibu Kota Kabupaten Maybrat menuntut Bupati agar melakukan evaluasi merombak pejabat di lingkungan Pemda Kabupaten Maybrat. Pernyataan ini disampaikan Maximus pada saat menghadiri perayaan HUT Kabupaten Maybrat ke-12 tahun dua belas tahun (4/5) lalu yang dipusatkan di Alun – alun Fait Mayaf.

Penegasan tersebut disampaikannya sebagai bentuk kekecewaan kepada Pejabat ASN Maybrat tidak konsisten dan loyal melaksanakan tugas – tugas pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan di kantor kantor pusat pemerintahah Kabupaten Maybrat di Kumurkek. Salah satu contoh kecil yang disesalkannya adalah ketika perayaan hari jadi Kabupaten Maybrat ke-12 tahun, kurang mendapat animo dukungan pejabat pemerintah daerah untuk mensukseskan momen penting bagi peradaban suku A3 Maybrat tersebut.

“Ini merupakan warning saya sebagai tokoh pemekaran yang terakhir, kalau keadaan ini masih terus terjadi, Saya akan pimpin rapat dengan masyarakat dan akan mobilisasi untuk menuntut bupati melakukan perombakan pejabat Maybrat” tegas Anggota DPRD Kabupaten Maybrat Periode 2009-2014 dan 2014-2019 tersebut sembari menambahkan bahwa pernyataan tersebut bukan menuntut agar mereka dihargai, tetapi menuntut agar pejabat yang sekarang mengelola DPA, mendapat fasilitas mewah supaya belajar menghargai sejarah dan tokoh pejuang pendiri Kabupaten Maybrat.

Kepada pejabat Maybrat, khususnya pejabat – pejabat di wilayah Ayamaru Raya dan Aitinyo Raya yang hanya memanfaatkan Kabupaten Maybrat untuk kepentingan pribadi, perut dan kelompok sebaiknya sadar diri dan mundur saja dari jabatan. Pejabat ASN Maybrat jangan melihat kabupaten maybrat karena ada kepentingan uang,  jangan memanfaatkan kabupaten ini seperti orang – orang yang hanya mencuri makanan di kebun orang lain tetapi tidak berterima kasih kepada pemilik kebun.

“Pemilik kebun (Maybrat) adalah rakyat Maybrat, jadi kalau kebun sudah memberi kesempatan kepada kita untuk ambil hasilnya, kita harus berterima kasih, tahu menghargai dan mau berbuat yang terbaik lagi untuk rakyat Maybrat” tandasnya kepada Radar Sorong. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed