oleh

Asesmen Pengguna Narkoba di PB Masih Rendah

-Manokwari-366 views

MANOKWARI-Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua Barat, Brigjen Pol Setija Julianta menyebutkan realisasi asesmen bagi tersangka pengguna narkoba di daerah tersebut masih sangat rendah. Sepanjang tahun 2019 baru 17 kasus, dari BNN sendiri ada 11 orang yang dilakukan asesmen.
Ia menjelaskan di tahun 2014 sudah ada penandatangan bersama antara BNN, Kementerian Sosial, Kejaksaan, Mahkamah Agung, Polri, termasuk Kementerian Kesehatan terkait upaya perlindungan terhadap para pecandu narkoba di Indonesia. ”Tentunya dengan batasan-batasan yang telah diatur dalam surat edaran Mahkamah Agung. Misalnya, pengguna yang pada saat tertangkap barang buktinya tidak lebih dari 1 gram,” ujarnya kepada wartawan di Hotel Belagri Sorong.
Setija mengatakan, sesuai kesepakatan bersama, pengguna dengan barang bukti di bawah 1 gram masuk dalam kategori korban. Sehingga yang bersangkutan berhak atas asesmen yang mengarah pada upaya rehabilitasi.
”Upaya asesman bisa diajukan penyidik kepada BNN. Di Papua Barat hal ini masih sangat minim, maka kami akan terus mendorong agar asesman ini dimanfaatkan sehingga Lapas tidak banyak dihuni oleh korban penyalahgunaan narkoba,” sebutnya.
Di sisi lain, lanjut Setija, yang bersangkutan bisa sembuh melalui proses rehabilitasi yang ia jalani. ”Bagi pelaku pemula atau yang batu mau coba-coba, melalui asesmen mereka tidak terjerumus lebih dalam. Tidak meningkat menjadi pengedar, atau bandar kecil-kecilan karena bisnis ini sangat menggiurkan,” ujarnya lagi.
Terkait hal ini, BNNP Papua Barat menggelar sosialisasi kegiatan asesmen pecandu narkoba di Sorong, Selasa (29/10), melibatkan sejumlah pihak terkait. Pihaknya mendorong agar realisasi asesmen di daerah tersebut meningkat.
”Kita baru 17 di daerah sudah mencapai puluhan bahkan ratusan. Ada disparitas yang cukup jauh. Maka melalui sosialisasi ini kami ingin menggali apa kendalanya,” kata Setija lagi.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed