oleh

Asah Kemampuan Laut, Yontaifib 3 Marinir Pasmar 3 Latihan Renang

-Kilas-147 views

SORONG-Kemampuan berenang merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh prajurit matra laut, terlebih lagi bagi para Prajurit Intai Amfibi 3 Marinir (Yontaifib 3 Mar) Pasmar 3. Oleh sebab itu, Yontaifib 3 Marinir Pasmar 3 menggelar latihan renang laut di Demaga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arar, Kabupaten Sorong, Selasa (9/3).

Latihan ini merupakan lanjutan materi ketiga dalam rangkaian latihan SKPD/SKPL TW I tahun anggaran 2021 dibawah pimpinan Lettu Marinir Suwanto selaku Pimlat. Tujuan dilaksanakan latihan renang untuk meningkatkan kemampuan serta profesionalisme prajurit Tri Media guna menunjang tugas-tugas yang akan diemban.

Kegiatan diawali dengan apel kelengkapan personel dan material di Mako Yontaifib 3 Marinir, dilanjutkan dengan Serpas menuju Dermaga KEK Arar. Sesampainya di KEK Arar, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan dari BK Pasmar 3 guna untuk mengetahui kondisi masing – masing pelaku latihan, mulai dari tensi darah dan pemeriksaan suhu badan.

Pemateri, Serda Marinir Fiqhi Arifudin menjelaskan sebelum pelaksanaan renang, para prajurit memperbanyak senam penguatan perut sehingga tidak terjadi masalah seperti kram perut. “Utamakan keselamatan dan keamanan baik personel maupun material, selalu Bodyfair, apabila rekannya butuh bantuan agar segera dibantu. Tidak hanya kecepatan saja namun kerjasama juga dibutuhkan dalam latihan ini”, jelasnya, kemarin.

Start dimulai oleh 2 tim yang terdiri dari 14 personel yang menempuk jarak 6 Km dengan lintasan yang berbentuk segitiga, satu kali putaran sepanjang 500 meter.

Lettu Marinir Suwanto menyampaikan bahwa renang adalah syarat mutlak yang harus dimiliki oleh prajurit Matra Laut, khususnya Taifib yang notabenenya adalah prajurit Tri Media. “Ironis sekali kalau kita sebagai prajurit matra laut tidak mahir berenang, karena laut adalah tempat kerja kita,”ungkapnya.

Ia bersyukur latihan renang bisa berjalan lancar dan aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kedepannya kami ingin melaksanakan latihan di tempat lain agar kami bisa mempelajari karakteristik laut di Bumi Kasuari Papua Barat ini”, pungkasnya.(**/juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed