oleh

ART Ditemukan Tak Bernyawa di Kamarnya

KAIMANA – RR (20) seorang Asisten Rumah Tangga (ART) ditemukan sudah tidak bernyawa di kamarnya, di kawasan pertokoan Kaimana Sabtu (13/6) sekitar pukul 07.00 WIT. Almarhum bekerja sebagai ART di salah satu rumah warga di Kaimana, sejak 4 bulan lalu.
Almarhum, pertama kali diketahui sudah tidak bernyawa, ketika majikannya tidak melihat adanya aktivitas di pagi hari seperti biasa. Majikan almarhum kemudian mencoba membangunkan dengan cara berteriak namun tidak ada jawaban dari dalam kamar.
Majikan korban akhirnya, menghubungi paman korban untuk sama – sama mengecek ke dalam kamar almarhum dengan cara mendobrak pintu kamar. Setelah didobrak, didapatkan almarhum masih terbaring ditempat tidur miliknya dan sudah kaku.
Untuk memastikan keadaan almarhum, majikannya menghubungi dokter keluarga. Namun sang dokter memastikan dari hasil pemeriksaan jika RR telah meninggal dunia.
Polisi yang menerima laporan dari pemilik rumah tempat almarhum bekerja, langsung bergerak ke tempat kejadian. Polisi yang tiba di lokasi, langsung mengamankan sejumlah barang milik almarhum untuk dijadikan barang bukti.
“Kita sampai di lokasi langsung melakukan olah TKP. Menurut penuturan majikan almarhum, pada hari Jumat malam. Almarhum masih terlihat makan di ruang makan, serta tidak telihat adanya masalah pada almarhum. Setelah makan, almarhum masuk ke kamar tidurnya,” jelas Kapolres Kaimana melalui Kasat Reskrim Polres Kaimana AKP. Ronal Manalu, kepada Radar Sorong di Kamar Jenazah RSUD Kaimana, Sabtu (13/6).
“Pada pagi harinya, majikan perempuan membangunkan almarhum namun tidak ada respon dari dalam kamar. Sehingga dibangunkanlah majikan pria, untuk membantu membangunkan almarhum dengan cara mengetok pintu kamar,” lanjutnya.
Dikatakan Kasat, setelah melakukan olah TKP dengan mengambil sidik jari almarhum, serta barang-barang milik almarhum untuk dijadikan barang bukti. Maka jenazah RR dibawah ke kamar jenazah RSUD Kaimana untuk melakukan pemeriksaan fisik.
“Kami melakukan Visum et Repartum yang dilakukan oleh dokter jaga di IGD RSUD Kaimana, ditemani pihak keluarga, kepala suku almarhum dan kami petugas kepolisian,” katanya.
“Setelah melakukan pemeriksaan luar, menurut dokter tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubug bagian luar almarhum. Penemuan mayat ini, tetap kami lidik untuk kepentingan penyelidikan.
Serta kami akan memeriksa ­saksi-saksi,” sambung Kasat.
Kasat diakhir keterangannya menerangkan, jika dokter RSUD Kaimana menyarankan untuk mengetahui lebih pasti penyebab meninggalnnya RR agar dilakukan autopsi jenazah almarhum.
“Intinya kami sudah menyam­paikan jika kemampuan, pemeriksaan hanya pemeriksaan fisik. Keluarga juga berharap agar kasus ini dilanjutkan proses hukumnya,” katanya.
Almarhum RR Minggu (14/6) pukul 11.00 WIT telah di makamkan di Taman Pemakaman Umum Kaimana. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed