oleh

Anggota PPS Sorsel Berpulang, BP Jamsostek Serahkan Santunan Kematian Rp 42 Juta

-Ekonomi-103 views

SORONG – Santunan kematian senilai Rp 42 Juta diberikan oleh BP Jamsostek Papua Barat kepada ahli waris dari Almarhum Maikel Komendi, di ruang rapat Kantor BP Jamsostek Papua Barat, Kamis (23/7). Almarhum yang diketahui merupakan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sorong Selatan tersebut merupakan peserta BP Jamsostek Papua Barat yang baru terdaftar seminggu yang lalu.
Ketua KPUD Kabupaten Sorong Selatan, Ester Homer mengatakan, dengan adanya kerjasama antara BP Jamsostek dengan KPUD Soromg Selatan yang baru terdaftar lebih kurang satu minggu tercatat sebanyak 400 petugas sebagai peserta yang terdaftar. Kendati baru terdaftar selama seminggu, Maikel Komendi yang sakit kemudian meninggal dunia tetap menerima santunan yang diserahkan kepada ahli waris dalam hal ini keluarga yang ditinggalkan.
“Program ini sangat bermanfaat, petugas kami dari PPS yang meninggal akibat sakit, hari ini mendapatkan santunan dari BP Jamsostek senilai Rp 42 juta. Puji Tuhan, bukan meminta-minta, karena walaupun baru satu minggu berjalan tetapi keluarga almarhum yang ditinggalkan menerima santunan tersebut. Untuk itu, atas nama keluarga yang berduka kami mengucapkan banyak terima kasih kepada BP Jamsostek atas santunan yang diberikan. Kami pun berharap caranya santunan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Ester.
Sementara itu , Kepala BP Jamsostek Papua Barat Mintje Wattu menjelaskan, bahwa siapapun yang tercover dalam jaminan sosial BP Jamsostek diberikan jaminan penuh atas kecelakaan kerja dan kematian. Santunan tersebut diberikan kepada seluruh peserta bahkan bagi mereka yang baru saja didaftarkan pun mendapat jaminan yang sama.
“Semua peserta kami mendapatkan jaminan yang sama, baik peserta baru maupun lama. Jangankan yang baru seminggu, yang baru terdaftar satu hari pun ketika mereka mengalami kecelakaan kerja pasti akan kami berikan pula santunannya. Berkaitan dengan agenda hari ini, kami membayar kan santunan kematian sebanyak Rp 42 juta kepada ahli waris dari peserta kami yang meninggal akibat sakit yang diderita,” ungkap Mintje.
Mimpi juga sangat mengapresiasi pihak KPUD Kabupaten Sorong Selatan sebagai penyelenggara Pemilukada karena telah mendaftarkan anggotanya sebagai peserta BP Jamsostek. Sampai saat ini sudah sebanyak kurang lebih 400 petugas KPUD Sorong Selatan yang telah didaftarkan.
“Saya sangat mengapresiasi karena KPUD Sorong Selatan adalah KPU pertama di Sorong Raya yang mendaftarkan petugasnya untuk mendapatkan jaminan dari kepesertaan BP Jamsostek. Ini sangat luar biasa, dengan adanya kerja sama ini semoga dapat bermanfaat, bilamana mereka dalam melaksanakan pekerjaan dan terjadi kecelakaan ataupun meninggal dunia akan dilindungi oleh BP. Ini juga bermanfaat agar keluarga yang ditinggalkan tidak terlalu dibebani dengan kepergian almarhum,” sambungnya.
Mintje pun menjelaskan terkait betapa pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi petugas penyelenggara Pemilukada yang ada di lapangan. Oleh karena itu dirinya mengimbau agar seluruh KPU di Indonesia bisa mendaftarkan anggotanya untuk mendapatkan jaminan sosial ­dari BP Jamsostek.
“Mereka ini langsung berurusan di lapangan dengan resiko terjadi kecelakaan kerja yang tinggi. Sehingga para stakeholder yang ada di lingkup KPU perlu melihat itu, dan harus segera dilindungi apabila terjadi resiko maka tugas penyelenggara memberikan santunan sesuai peraturan undang-undang. Oleh karenanya saya meminta ini menjadi tolak ukur kepada seluruh KPU yang ada di Indonesia khususnya di Wilayah Papua Barat agar dapat segera mendaftarkan seluruh petugas KPU yang bertugas dilapangan ataupun di kantor sebagai peserta jaminan sosial Ketenagakerjaan dengan manfaat yang sangat besar dan ini membantu mereka ketika terjadi risiko tidak lagi membebani negara dan keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed