oleh

Anak Motor MSRT Serahkan Bantuan Bahan Makanan ke Pesantren dan Bagikan Masker

MANOKWARI-Anggapan atau imej bahwa anak-anak motor cenderung sering ugal-ugalan terutama saat berkendaraan tak selamanya benar. Mereka juga memiliki kepekaan sosial membantu sesama yang membutuhkan.

Ini seperti dilakukan anak-anak motor
di Manokwari yang tergabung dalam Club MSRT (Motosport Racing Team). Club beranggotakan 60 orang ini melaksanakan bakti sosial dalam rangka memperingati HUT Club MSRT ke-4.

Dipimpin langsung Ketua Club MSRT mereka menyerahkan bantuan bahan makanan di Pesantren Darussalam, Aimasi, Distrik Prafi, Manokwari. Juga sebagai bentuk kepedulian pencegahan penyebaran virus corona Club MSRT membagikan 1.000 lembar masker kepada pengunjung tempat wisata Manekken, Distrik Prafi, Minggu (26/7/2020).

Bantuan bahan makan berupa 10 zak beras, minyak goreng, mie instan dan gula diserahkan Ketua Club MSRT Adi Nugroho didampingi Ketua Panitia Rein Bengkal diterima Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ust Abdul Basir.

Adi Nugroho mengatakan, bakti sosial digelar  dalam trangka HUT MSRT ke-4 yang jatuh pada 25 Juli. Dia dan rekan-rekannya terpanggil untuk bersedekah membantu yang membutuhkan.

“Apa yang disumbang diharap dapat bermanfaat. Sumbangan ini kami kumpulkan dari para anggota club.
Anak-anak motor yang sering disebut suka ugal-ugalan tetapi juga punya jiwa sosial dan kepedulian,” tutur Adi yang juga seorang pengajar ini.

Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, Maftukhin, SPd dan
Abdul Basir mengucapkan terima kasih atas kepedulian club motor MSRT. Ini merupakan kedua kalinya MSRT menyumbang ke Pesantren Darussalam, sebelumnya tahun 2017.
Mengutip hadis Nabi Muhammad bahwa sebaik-baiknya umat saling memberi, Abdul Basir mendoakan apa yang dilakukan club MSRT mendapat balasan dari Allah SWT.

Pesantren Darussalam memiliki 131 santri. Juga mengelola SMP Bastren. Santri dan anak didik tak hanya berasal dari wilayah Prafi, Masni, Warmare, tetapi juga dari Kota Manokwari bahkan Teluk Wondama. “Di sini ada anak yatim, kurang mampu sampai dari keluarga berada,” ujar Maftukhin, SPd, salah satu pengasuh menambahkan.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed