oleh

Aksi Massa, Rumah dan Tempat Usaha Rusak

-Sorong Raya-552 views

KAIMANA –Akibat adanya aksi massa yang menolak rasisme di Kaimana dua hari belakangan ini, berdampak kepada masyarakat Kaimana. Bahkan korban yang merasakan dampak tersebut yakni, Orang Asli Papua (OAP) di Kaimana. Karena kaca dari rumah serta tempat usaha milik OAP tersebut terkena lemparan batu yang diduga dilakukan oleh massa yang melakukan aksi tersebut. 

Dari pantauan wartawan di lapangan di beberapa lokasi berbeda, ada kurang lebih tujuh rumah serta dua tempat usaha yakni rental komputer dan laundry milik anggota DPRD Kaimana yang terkena lemparan batu.  

Anggota DPRD Kaimana Ridwan Ombaier yang kaca tempat usaha miliknya terkena lemparan batu, ketika dikonfirmasi melalui saluran teleponnya, mengatakan sangat kecewa, dan akan melaporkan kejadian pelemparan ini ke Polres Kaimana. 

“Terkait dengan hal ini saya tetap akan proses secara hukum. Karena ini bukan aksi spontan seperti hari pertama aksi massa, ini sudah ada penanggung jawab aksi massa untuk dua hari kemarin. Secara resmi saya sudah buat laporan Polisi, di Polsek Kaimana ”Jelas Ridwan ketika dkonfirmasi,di Kantor DPRD Kaimana Kamis (22/8). 

Dikatakan, tujuan dari laporan yang dibuat olehnyapada hari Rabu (21/8) lalu agar bisa memberikan solusi, atas kerugian yang diterima oleh dirinya dan masyarakat yang rumahnya terkena lemparan batu. 

“Saya ingin penanggung jawab aksi bertanggung jawab atas terjadinya hal ini, sekali lagi ini bukan aksi spontan,” katanya.

Dari informasi di lapangan bahwa yang paling banyak terkena lemparan batu yakni di  Jalan Brawijaya Kaki Air Besar, yang mana ada beberapa rumah serta tempat jualan atau usaha milik warga yang kacanya pecah terkena lemparan batu. Ada juga di Jalan Cenderawasih, ada tempat usaha yang terkena lemparan batu dan pemilik rumah serta tempat usaha tersebut adalah milik OAP. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed