oleh

Adopsi Kendaraan Listrik akan Terus Tumbuh

-Ekonomi-552 views

JAKARTA – Meskipun Indonesia masih berada di tahap awal elektromobilitas, adopsi kendaraan listrik diperkirakan akan terus tumbuh secara signifikan.

  Pemerintah Indonesia berharap jumlah kendaraan listrik di negara ini dapat mencapai 20 persen dari keseluruhan moda yang ada kelak, atau sekitar 400 ribu unit pada 2025 mendatang.

  “Bosch siap mendukung percepatan mobilitas listrik di Indonesia melalui ragam teknologi masa depan kami, baik untuk mobil maupun kendaraan roda dua,” ujar Andrew Powell, Managing Director Bosch kepada Indopos melalui pesan tertulis, Selasa (6/8/2019).

  Adapun sistem pengereman merupakan salah satu elemen terpenting dalam perangkat keselamatan pada kendaraan. Sistem tersebut mengubah tenaga pengereman dari pengemudi menjadi lebih optimal sehingga kendaraan dapat berhenti dengan aman dan nyaman.

  Namun, ada alasan lain mengapa sistem pengereman menjadi pusat perhatian publik saat ini, emisi karbon. Mayoritas polusi partikulat dari lalu lintas bukan disebabkan oleh penggunaan bahan bakar, melainkan oleh jalan, ban dan keausan rem.

  Saat dikombinasikan dengan ESP®hev, yaitu sistem pengereman regeneratif berbasis vakum untuk kendaraan hibrida dan listrik, pemulihan energi yang dihasilkan dapat mengurangi debu rem hingga 95 persen.

  Sementara, baterai inovatif 48 volt dari Bosch distandarisasi untuk memudahkan integrasi dengan model-model kendaraan baru, mulai dari mobil kompak, mobil mini, sampai mobil mikro.

  Untuk mengubah berkendara menjadi pengalaman yang luar biasa, Bosch menawarkan sistem solusi terintegrasi untuk seluruh segmen performa kendaraan, mulai 0,35 kW hingga 10 kW, dengan beragam solusi motor yang berbeda yang menyelaraskan ponsel pintar, layar penampil eScooter, aki, dan pengisi daya secara sempurna.

  Aplikasi ponsel pintar pendukung sistem ini juga menyediakan beberapa fungsi utama seperti infotainment, navigasi, keamanan, personalisasi serta diagnosis dan layanan.

  Tak hanya itu, Bosch menyediakan portofolio otomotif menyeluruh yang terdiri dari komponen dan suku cadang, peralatan diagnostik serta solusi dan layanan bengkel. Melalui divisi Automotive Aftermarket, perusahaan turut mendukung pemerintah dalam membangun infrastruktur untuk kendaraan hibrida dan listrik di Indonesia.

  Setelah sukses memperkenalkan stasiun pengisian daya kendaraan listrik (EV) pertamanya tahun lalu, Bosch telah menginstalasi unit pengisian daya mobil hibrida dan listrik untuk Green Energy Station Pertamina di Jakarta. (rmn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed