oleh

9 Laptop KPP Pratama Digondol Maling

SORONG – Sebanyak 9 unit laptop merk Lenovo dan SP milik Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sorong, hilang digondol maling di Gedung Aula Kantor KPP Pratama yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Kota Sorong, pada Sabtu (20/3) malam lalu.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sorong, Panca Kurniawan membenarkan bahwa 9 unit laptop yang merupakan barang milik negara tersebut telah hilang diambil orang tidak bertanggung jawab dengan cara pintu masuk gedung tersebut dirusak. Tidak hanya 9 unit Laptop, sebelumnya 1 unit speaker aktif pun diambil si ‘tangan panjang’.

“TKP-nya di aula kami, bukan di kantor KPP Pratamanya. Di aula memang tidak ada CCTV, namun kami sudah memasang CCTV saat ini. Sebelumnya, juga pernah terjadi pencurian 1 speaker aktif makanya kami pasang terali, sekarang 9 laptop,” jelasnya kepada Radar Sorong, Kamis (25/3) kemarin.

Panca mengakui pihaknya telah melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Mapolres Sorong Kota. Pihak kepolisian pun telah mendatangi aula KPP Pratama untuk melakukan olah TKP selama kurang lebih 2 jam. Segala proses yang menyangkut pencurian tersebut telah diserahkan kepada pihak yang berwajib dalam hal ini Kepolisian Polres Sorong Kota.

“Artinya, semua proses sudah kami serahkan ke pihak kepolisian untuk melanjutkan prosesnya, dan karena laptop dan speaker ini merupakan barang milik negara, sehingga kami juga proses kehilangannya. Bila 9 laptop tersebut tidak ditemukan, maka akan kami lakukan penghapusan atas barang negara tersebut,” jelasnya.

Ditanyai terkait data-data di dalam laptop yang hilang tersebut, Panca mengatakan bahwa laptop tersebut tidak berisikan data penting milik KPP Pratama, karena laptop tersebut hanya digunakan bila ada kegiatan sosialisasi atau kegiatan lainnya. “Tidak ada data penting di dalamnya, semua data ada di kantor KPP Pratama,” ucapnya.

Menanyakan terkait kerugian akibat kejadian tersebut, Panca mengatakan ia belum bisa memastikan berapa jumlah kerugiannya. Panca mengakui ada satu orang keamanan (Satpam) kantor yang biasanya berjaga-jaga di gedung aula tersebut, hanya saja waktu kejadian salah satu satpam sakit dan hanya dua orang satpam yang melakukan penjagaan, namun keduanya hanya berjaga di kantor KPP Pratama. “Pintu masuknya memang dirusakin, kami juga kaget tapi yah itu musibah. Prosesnya sudah kami serahkan ke pihak kepolisian dan hingga kini kami belum mendengarkan berita lanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Sorong Kota melalui Kasat Reskrim AKP Misbachul Munir,S.IK yang dihubungi melalui sambungan telepon seluler mengungkapkan bahwa kasus pencurian di KPP Pratama masih dalam tahap lidik. “Kami sudah memeriksa lebih dari 3 saksi, sekarang masih kami lakukan pendalaman kasus,” jelas Kasat Reskrim. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed