oleh

7 Tersangka Kasus Kerusuhan Dilimpahkan ke Kejaksaan

-Manokwari-463 views

MANOKWARI-Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat  telah melimpahkan atau tahap 2 (P-21) beberapa tersangkau kerusuhan 19 Agustus di Manokwari. 

Direktur Reskrimum Polda  Papua Barat Kombes Pol Robert Da Costa mengatakan, sudah ada 7 tersangka yang dilimpahkan tahap 2 ke Kejaksaan, di antaranya kasus pencurian dengan pemberantan di Restoran Emji, pembakaran showroom Daihatsus,  pencurian dengan pemberatan ATM di kantor MRP, pembakaran dan pencurian di Hawai Bakery, pencurian dengan pemberatan di toko handphone Emond Store, pembakaran kantor DPR PB.

“Sudah ada 7 tersangka yang tahap 2. Yang lainnya masih tahap 1 menunggu petunjuk Jaksa,” kata Dirreskrimum kepada wartawan di Mapolda, Rabu (23/10).

Sedangkan untuk kasus pembakaran bendera Merah Putih pada saat kerusuhan 19 Agustus masih tahap 1 (P-19). Ada dua tersangka kasus pembakaran bendera Merah Putih, MI  dan BB, masing-masing berperan selaku pihak yang membakar dan menyuruh.

Dalam kasus pembakaran bendera ini, pihak Kejaksaan masih meminta kepada penyidik Polda Papua Barat untuk melengkapi formil.

Dirreskrimum mengatakan, secara total jumlah tersangka kerusuhan di Manokwari, Sorong, Fakfak dan Bintuni sebanyak 55 orang. Dari jumlah 55 tersangkat, 30 di antaranya telah ditahan dan lainnya masih dalam pencarian setelah ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang).

Menjawab tudingan dari pengacara bahwa penyidik tidak transparan dalam memproses tersangka pembakaran showroom Daihatsu, Dirreskrimum meminta tudingan tersebut dibuktikan. Bila merasa tidak puas dapat mengajukan pra peradilan di Pengadilan.

“Yang tidak transparannya yang mana. Kan ada wadahnya. Kalau dia tidak setuju ajukan ke pra peradilan, jangan ribut di media sosial. Kalau ada yang tidak cocok, pra peradilankan proses penyedikan itu,’’ ujarnya.

Soal kasus tersangka SM pembawa bendera Bintang Kejora menggunakan pesawat dari Sorong ke Manokwari, Dirreskrimum mengatakan, penyidik masih melengkapi  keterangan breberafpa saksi. “Mudah-mudahan cepat selesai. Ada beberapa saksi yang perlu dilengkapi keterangannya,” pungkasnya.(lm

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed