oleh

7.800 Warga Segera Didaftarkan BP Jamsostek

AIMAS – Setelah mendaftarkan sebanyak 5000 warganya menjadi peserta BP Jamsostek pada 2020 lalu, kini Bupati Sorong Dr Johny Kamuru, SH, M.Si berkomitmen untuk menambah jumlah kepesertaan BP Jamsostek bagi non ASN yang selama ini bekerja di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sorong.

Menurut Bupati, kendati keadaan sedang sedang sulit akibat keterbatasan anggaran yang tergerus oleh pandemic, namun melihat besarnya manfaat yang ditawarkan BP Jamsostek terkait perlindungan dari risiko kerja, membuat Bupati tak punya alasan untuk tak menerapkan program ini.

“Saat ini kondisi memang sedang sulit, tetapi kami tidak bisa hanya berpasrah, kami tetap berkomitmen untuk mengajak masyarakat bergabung dalam program BP Jamsostek. Karena program ini benar-benar hadir untuk bisa menolong masyarakat Kabupaten Sorong supaya mereka bisa merasakan manfaatnya,” ujar Bupati.

Keputusan Bupati sudah sangat bulat, apalagi didukung dengan lahirnya Peraturan Presiden dan Peraturan Menteri terkait kewajiban pembe ri kerja untuk memberikan perlindungan kepada pekerjanya dari risiko kerja. Tahun ini, ditargetkan 7.800 warga Kabupaten Sorong juga segera terlindungi oleh program BP Jamsostek. Dimana 2.800 diantaranya akan di-cover melalui Program Tangan Kasih yang diinisiasi oleh Gubernur Papua Barat.

“Tahun ini kita upayakan minimal sama dengan jumlah kemarin, ada 5.000 orang yang akan bergabung menjadi peserta BP Jamsostek. Kamudian akan ada tambahan 2.800 melalui Program Tangan Kasih Gubernur. Jadi perlahan tapi pasti kita upayakan nantinya seluruh pekerja non ASN di Pemerintahan Kabupaten Sorong juga beserta seluruh masyarakat Kabupaten Sorong akan menjadi peserta BP Jamsostek juga, karena sangat besar manfaatnya,” terang Bupati.

Terkait program baru BP Jamsostek yakni Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), lanjut Bupati, prinsipnya dirinya akan sangat mendukung selagi program tersebut dinilai sangat memberikan manfaat kepada masyarakat. Bagi Bupati, apapun yang dapat memberikan dampak positif bagi keselamatan dan perlindungan masyarakatnya, tentu harus diprioritaskan.

Sementara itu, Deputi Direktur Kepesertaan BP Jamsostek wilayah Bali Nusa Tenggara Papua (Banuspa), Toto Suharto menerangkan bahwa pertemuan dengan Bupati Sorong untuk membahas terkait pelaksanaan program BP Jamsostek kedepannya akan terus dilakukan. Pertemuan serupa juga akan dilaksanakan dengan pimpinan daerah lain yang ada di Sorong Raya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed