oleh

66 Ribu Warga Terpapar Narkoba

JAYAPURA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua mencatat 66.000 warga Papua terpapar narkoba. Mirisnya, 90 persen dari total warga yang terpapar narkoba merupakan putra daerah Papua. “Sekitar 2 persen warga dari 3,3 juta jumlah penduduk Papua terpapar narkoba. Sebagai informasi, 90 persen pengguna narkoba adalah anak-anak Papua (putra daerah),” kata Kepala BNNP Papua, Brigjen Pol Jackson A. Lapalonga kepada wartawan di Jayapura, Selasa (10/12).  

Dikatakan,  peredaran narkoba di Papua masih didominasi ganja. Penggunananya sebagian besar berusia produktif termasuk kalangan pelajar. “Kalangan pelajar di Papua masih cukup tinggi sebagai pengguna ganja,” ujarnya. Berdasarkan hasil tes urin 1.389 siswa di berbagai sekolah yang dijadikan sampel, tujuh diantaranya positif pengguna.  “Pelajar yang rentan terpapar penyalahgunaan ganja adalah pelajar SMP dan SMA. Baru-baru ini saja ada siswa SMP yang kedapatan membawa ganja di dalam kelas,” jelasnya. 

Jackson mengaku prihatin dengan kondisi ini, padahal BNNP Papua sudah gencar melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah. Karena itu, pihaknya akan menerapkan program cegah dini melalui tes urin. “Kami berharap program cegah dini ini juga diinisiasi oleh pihak sekolah. Paling tidak program itu dibuat baku oleh pihak sekolah, misalnya diagendakan 4 kali tes urin dalam sebulan walaupun pelaksanaanya hanya satu kali. Hal ini agar para siswa takut untuk bermain-main narkotika,”  tandasnya.

Sebaliknya, jika tidak ada langkah konkrit dari pihak sekolah, para siswa akan mudah terjerumus dalam bahaya narkotika.  “Tak hanya pihak sekolah, tapi orang tua murid pun harus diberitahu mengenai program cegah dini dengan tes urin, sehingga para orang tua juga lebih serius mengawasi pergaulan anak-anaknya,” pungkasnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed