oleh

5 Kabupaten Belum Tuntaskan Hasil CPNS 2018

MANOKWARI – Kantor Regional XIV (Kareg XIV) Badan Kepegawaian Nasional dan BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Provinsi Papua Barat terus memonitor dan berkoordinasi dengan 5 kabupaten yang perlu melakukan pembenahan atau perbaikan hasil tes seleksi CPNS 2018. Kepala BKD  Provinsi Papua Barat, Drs. Yustus Meidodga mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan pekan lalu, masih ada 5 kabupaten yang perlu melakukan perbaikan. “Kakareg BKN sementara memonitor 5 kabupaten yang sementara membenahi hasil seleksi, sesuai kesepakatan sampai tanggal 23 Juli,” kata Yustus Meidodga ­kepada Radar Sorong usai pelantikan pejabat eselon III dan IV, di kantor Gubernur, Jumat (10/7).

Meidodga mengatakan ­hasil seleksi perlu dilihat dan diper­baiki sebelum diumumkan ke publik.  Gubernur maupun kepala BKD tak mau mem­beberkan 5 kabupaten yang masih melakukan perbaikan. Namun berdasarkan hasil rapat  Gubernur, Kakanreg XIV BKN, dihadiri Asisten 1 Setdaprov PB, Drs Musa Kamudi dan Ka BKD, Drs Yustus Meidodga serta diikuti secara virtual para bupati pada Kamis 2 Juli lalu, terungkap 5 kabupaten tersebut yakni Sorong Selatan, Pegunungan Arfak, Kaimana, Tambrauw dan Maybrat. “Aaaa….,yang jelas lima kabupaten,” ucap Yustus Meidodga yang  terkesan menyembunyikan 5 kabu­paten yang perlu melakukan per­baikan.

Kepala BKD mengatakan, kelima kabupaten masih melakukan perbaikan. Dia berharap, hingga pada 23 ­Juli semua sudah tuntas, ­sehingga siap diumumkan 30 Juli 2020. “Perbaikannya akan diketahui jelang tanggal 23 Juli,” ucapnya.

Ditanyai terkait penerimaan CPNS formasi 2019, Kepala BKD mengatakan kepastiannya setelah hasil tes seleksi formasi CPNS 2018 diumumkan.  Pemprov Papua Barat dan kabupaten/kota akan menyurat ke Menpan RB ­untuk meminta formasi CPNS 2019. Pemerintah pusat telah mengalokasikan formasi CPNS 2019 sejak tahun lalu. Selain PB, 13 kabupaten/kota akan mendapatkan formasi. 

Sebelumnya, Gubernur ­Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan menjelaskan, berdasarkan kesepakatan rapat dengan para bupati/walikota, 8 kabupaten termasuk pro­vinsi sudah siap untuk mengumumkan  hasil tes seleksi CPNS 2018. Tersisa 5 kabupaten yang harus melakukan pembaikan, ter­masuk soal  realisasi formasi 80 persen bagi orang asli Papua. “Kita mengutamakan kebersamaan sehingga diumumkan serempat. Kalau berbeda-beda dikuatirkan akan timbul riak-­riak atau protes para peserta tes,” kata Gubernur. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed