oleh

447 Ekor Sapi-Kambing jadi Kurban

Pemda Kabsor Serahkan 22 Ekor Sapi Kurban

SORONG-Ketua Takmir Masjid Baitussalam Yonif 752/RK yang juga merupakan pengurus Ikatan Dakwah Indonesia (Ikadi) Kota Sorong, Imam Mastudi mengatakan, berdasarkan data dari Ikatan Dakwah Indonesia (Ikadi) Kota Sorong, untuk tahun 2019 jumlah hewan kurban sebanyak 447 ekor yang terdiri dari 425 ekor sapi dan 22 ekor kambing. “Kalau dibandingkan tahun kemarin, tahun ini lebih banyak kurbannya,” katanya.

Sementara itu, penyembelihan hewan kurban di Masjid Al-Manar Malanu Kampung Sorong Utara sebanyak empat ekor sapi dan satu ekor kambing dari jamaah, serta satu ekor sapi dari Provinsi Papua Barat. 

Pemeriksaan sapi kurban di Masjid Al-Hidayah Kota Sorong oleh Kepala Seksi Kemafer Dinas Pertanian Kota Sorong.  drh. Firdiana K. N.

Ketua panitia kurban, Ustad Bahrul mengatakan, kali ini hewan kurban di Masjid Al-Manar lebih sedikit dari tahun lalu, tapi itu bukan menjadi permasalahan. Empat ekor sapi dan satu ekor kambing didapat dari jemaah Masjid Al-Manar dan sumbangan satu ekor sapi didapatkan dari pemerintah provinsi Papua Barat.  “Kami tetap bersyukur walau tidak seberapa tetapi warga masih bisa menyembelih hewan kurban pada lebaran Idul Adha kali ini,” katanya dalam bincang-bincang dengan Radar Sorong, Minggu (11/8).

Situasi pemotongan hewan kurban pun berjalan lancar tanpa ada hewan kurban yang mengamuk atau pun lepas. Kupon untuk warga di daerah sekitaran Masjid Al-Manar pun telah di bagikan secara merata kepada setia kepala keluarga, warga dapat mengambil daging kurban apabila telah mendapatkan kupon. 

Sementara itu, Dinas Pertanian Kota Sorong melakukan pemeriksaan terhadap 17 ekor sapi di Masjid Al-Hidayah yang berlokasi di Jalan Dorowati Km 12 masuk, Sabtu (10/8) menjelang hari Idul Adha 1440 Hijriah. Pemeriksaan 17 ekor sapi dan 1 ekor kambing dilakukan oleh Kepala Seksi Kemafer Dinas Pertanian Kota Sorong, drh. Firdiana K. N.

Menuru Firdiana, pada umunnya hewan yang akan diqurbankan harus dalam keadaan sehat dengan beberapa kriteria seperti tidak cacat fisik, bentuk leher harus tegak, tidak hosa, tidak ngorok serta tidak merasa panik bila mendekati sapi lainnya. Selain criteria tersebut, pihaknya juga melakukan inspeksi palpasi dan auskultasi. “Kita melihat secara utuh kulitnya kemudian lubang-lubang yang ada di tubuhnya seperti misalnya hidung mengeluarkan darah atau lendir yang yang kurang baik, matanya apa terlihat ada kotoran atau tidak karena mata yang  sehat Itu adalah yang terlihat  bening hitam,” jelasnya kepada wartawan.

Selain itu, bisa dilihat dari  bulu sapi apakah berdiri atau tidak sebab kalau bulunya  tidak berdiri berarti sapi tersebut sehat, juga dilihat  buah zakar sapi apakah lengkap (2),  kemudian lihat anus  apakah  ada pembengkakan kemudian bekas kotoran “Kalau bekas kotorannya masih ada atau sapinya mencret berarti sapi tersebut sedang diare dan tak layak dikurbankan,” jelasnya.

Selain melakukan pemeriksaan sapi sebelum dipotong, Dinas Pertanian Kota Sorong juga akan melakukan pemeriksaan sapi setelah dipotong untuk melihat pada cara penyembelihan sapi apakah sudah sesuai dengan syariat Islam,  apakah daging dan jeroan dipisahkan. “Karena menurut UU, daging dan jeroan harus dipisahkan, kemudian tempat penyembelihan sapi harus bersih sehingga terjaga higenis dan daging serta jeroan yang dihasilkan sehat dan halal,” terangnya. Sementara itu, terkait hasil pemeriksaan di Masjid Al-Hidayat diantara 17 ekor sapi, 1 diantaranya sakit sehingga harus ditukar. 

Sementara itu, merayakan Idul Adha 1440 Hijriah, Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong menyerahkan 22 ekor sapi untuk dikurbankan yang disebar ke 11 Distrik se-Kabupaten Sorong. Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sorong, Dr.Johny Kamuru,SH,MSi sebelum pelaksanaan Shalat Idul Adha di Alun-alun Aimas Kabupaten Sorong, Minggu (11/8).

Dalam sambutannya, Bupati Sorong mengatakan, berkurban merupakan bentuk ketaqwaan yang dilakukan oleh umat Muslim kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dimana pelaksanaan kurban sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan dengan berbagi kepada yang lebih membutuhkan.  Untuk itu, Bupati Sorong mengharapkan agar masyarakat Kabupaten Sorong dapat lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa melalui berkurban. 

Diharapkan pembangunan di Kabupaten Sorong juga dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah maupun masyarakat, melalui kurban yang juga diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sorong sebanyak 22 ekor Sapi yang disebar ke 11 Distrik se-Kabupaten Sorong.  Setelah pelaksanaan hari raya kurban, diharapkan seluruh jemaah haji yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci dapat memenuhi seluruh ketentuan berhaji dan kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.  Adapun total hewan kurban di Kabupaten Sorong sebanyak 423 ekor, diantaranya dari Pemerintah Kabupaten Sorong dengan 22 ekor sapi, 388 ekor sapi dan 13 ekor Kambing yang terdata di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sorong. (juh/cr-49/nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed