oleh

40 Kubik Kayu Ilegal Diamankan

AIMAS – Sebanyak 40 kubik kayu yang ­dimuat menggunakan 9 unit truk dari Sailala, ­Maudus dan Sayosa menuju Aimas Kabupaten Sorong, diamankan oleh Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Unit II Sorong di Km 24 Kampung Kasih Kabupaten Sorong, Kamis (25/6).

Informasi yang diperoleh Radar Sorong, kayu-kayu tersebut milik masyarakat yang rencananya akan dijual di Aimas, namun tidak memiliki surat ijin yang lengkap sehingga diamankan di Halaman Kantor KPHP unit II  Sorong.  

Kepala KPHP Unit II Sorong, Yeremia Osok,S.Sos yang dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kayu tersebut diamankan karena tidak memiliki dokumen lengkap, seperti ijin penebangan kayu yang dilakukan masya­rakat. Diamankannya kayu-kayu tersebut merupakan langkah pengamanan per­edaran kayu di wilayah kerja KPHP Unit II Sorong.  ”Kami amankan agar masyarakat juga paham,  aktivitas penebangan kayu memerlukan izin, bukan sembarangan,” kata Yeremia Osok yang ditemui wartawan di ruang kerjanya, kemarin.

Dikatakan, pengangkutan kayu ini diduga dilakukan pada malam hari guna menghindari para petugas jaga. Diharapkan masyarakat mendapatkan pembelajaran ­dengan melakukan izin terlebih dahulu, sehingga penerimaan negara dapat ­diarahkan sesuai dengan aturan yang berlaku.  ”Dengan adanya izin kan berarti negara tidak dirugi­kan,” ucapnya. 

Yeremia mengakui, kondisi pandemi Covid-19 membuat masyarakat cukup sulit untuk pengurusan penerbitan izin. Kendati demikian, masyarakat harus mematuhi aturan yang ada, meskipun penebangan dilakukan di wilayah sendiri.  ”Walaupun di wilayah ­sendiri, Pemerintah Provinsi tetap mengeluarkan izin,” tandasnya.  

Jenis kayu yang diamankan KPHP Unit II Sorong beragam, diantaranya kayu besi dan beberapa jenis kayu lainnya. Untuk mengeluarkan kayu yang ditahan tersebut,  masya­rakat perlu melengkapi doku­men izin sebelumnya. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed