oleh

4 Prajurit TNI Dibunuh, Pangdam Perintahkan Danrem 181/PVT Kejar Pelaku

-Berita Utama-1.069 views

MANOKWARI– Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa memerintahkan agar dilakukan pengejaran terhadap para pelaku pembantaian terhadap 4 prajurit TNI-AD, personel Posramil Kisor Kampung Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Kamis (2/9) dini hari sekitar pukul 04.00 WIT.

Saat jumpa pers di Makodam (Kamis, 2/9), Pangdam tak bisa menyembunyikan kegeramannya atas peristiwa pembunuhan anak buahnya. Dia sempat menghentak meja saat menyampaikan pernyataan.
Pangdam menjelaskan, para pelaku berjumlah lebih dari 30 orang disebutnya sebagai kelompok separatis teroris. “Penyerangan terhadap Koramil Kisor Persiapan, Distrik Aifat Selatan. Pelaku kelompok separatis teroris menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan 4 anggota kami (TNI) gugur, 5 orang lainnya dalam keadaan selamat dan aman,” jelas Pangdam.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Adapun 4 prajurit yang gugur dalam kejadian sadis ini yakni, Danposramil, Lettu CHB Dirman (sempat dilaporkan hilang lari ke hutan ), Serda Ambrosius Apri Yudiman, Praka Mohamad Dhirhamsyah dan Pratu Sul Ansari Anwar.

Sedangkan yang mengalami luka bacok adalah Sertu Juliano Askusriandi , kini dirawat di Puskesmas Teminabuan Sorong Selatan, dan Serda Imanuel Wenatubun juga tengah dirawat di Puskesmas Teminabuan Sorsel.
“Yang gugur sudah dievakuasi ke rumah sakit Teminabuan, Sorong Selatan,” ujar Pangdam.

Suasana setelah insiden penyerangan, dimana korban yang bersimbah darah saat dievakuasi ke Puskesmas Teminabuan Sorong Selatan.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan Kodam XVIII Kasuari, memerintahkan Danrem 181/PVT untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku. “Dia (kelompok separatis) sekali menggebrak meja kita harus menghancurkan mereka,” tegas Pangdam sambil menggebrak meja.
Pangdam menambahkan, dirinya juga telah berkoordinasi dengan Kapolda Papua Barat untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku serta tetap menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Walau ada kejadian pembunuhan terhadap 4 prajurit TNI, masyarakat diminta tetap tenang beraktivitas.

“Saya juga baru saja berkoordinasi dengan Bupati Maybrat. Saya sampaikan situasi di sana (Maybrat) harus tetap tenang. Masyarakat beraktivitas secara normal,” ujar.

Seperti yang beredar luas, dari laporan Plh Kasdim 1809/Maybrat Mayor Inf Cahyo Widodo yang menerima laporan dari Dansposramil Lettu Chb Dirman (gugur dalam kejadian ini), kronologis kejadian pada Rabu, 2 September 2021 sekitar Pukul 03.00 WIT, Posramil Kisor Kampung Kisor Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat diserang sekelompok orang yang diduga dari kelompok separatis Wilayah Maybrat yang berjumlah kurang lebih 50 orang.

Dengan adanya informasi tersebut, Dpp. PLH. Kasdim beserta 25 orang anggota Kodim dan Koramil Ayamaru bersenjata lengkap langsung bergerak ke Posramil Kisor guna penebalan personel untuk mengamankan Posramil Kisor, Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat.

Sejak siang kemarin, foto sadis tindakan pelaku yang mengakibatkan gugurnya prajurit di Posramil Aifat Selatan beredar luas di medsos. Dan ucapan turut berduka cita atas insiden penyerangan yang menewaskan 4 prajurit TNI AD pun mengalir dari para netizen.

Diketahui, para personel PosramIl Kisor yang bersimbah darah itu merupakan Satuan Bawa Kendali Operasi (BKO) Koramil Persiapan. Mereka berasal dari Kodam XIII/Merdeka. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed