oleh

4 Anggota Polres Raja Ampat Dipecat

WAISAI – Polres Raja Ampat menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 4 anggotanya di lapangan apel Mapolres Raja Ampat, Rabu (9/6). Upacara PTDH dipimpin langsung Kapolres Raja Ampat AKBP Andre Julius William Manuputty, S.IK. “Keempat personel yang baru di-PTDH (dipecat,red) di ­lingkungan Polres Raja Ampat ­diantaranya Bripka Maurit Andi ­Randongkir NRP 83030090 Jabatan Banit Dalmas Sat Sabhara, Bripka Herry Permana NRP 85040432 Jabatan BA, Brigadir Arius Salossa NRP 81040939 Jabatan Bamin Bagian Sumda, dan Brigadir Egar Gintang Faradini NRP 88120081 Jabatan Banit Dalmas Sat Sabhara,” jelas Kapolres Raja Ampat, kemarin.

Dikatakannya, upacara PTDH yang dilaksanakan pihaknya sesuai dengan keputusan Kapolda Papua Barat tentang penjatuhan hukuman PTDH kepada personel Polri yang dianggap sudah tidak layak menjadi anggota Polri. “Dengan dilaksanakan upacara ini, tentunya saya pribadi juga merasa prihatin dan sedih karena ini merupakan upacara yang kedua kalinya selama saya bertugas di Polres Raja Ampat. Untuk itu, selaku Kapolres saya berharap kedepan tidak ada lagi personel Polres Raja Ampat yang melakukan pelanggaran apalagi sampai di-PTDH,” ­ucapnya.

Sebelum penjatuhan hukuman PTDH, Kapolres Raja Ampat selaku pimpinan sudah berupaya melakukan pembinaan terhadap keempat personelnya ini dengan harapan dapat berubah menjadi lebih baik dalam bertugas, tapi sampai dengan ditetapkan keputusan Kapolda Papua Barat, keempat personel tersebut belum bisa menunjukan perubahan ke arah yang positif. “Semoga momentum ini dapat dijadikan awal dari segala perubahan positif menuju Polri yang presisi dalam pelayanan publik kepada masyarakat,” tandasnya.

Menurutnya, upacara ini merupakan salah satu bukti nyata keseriusan Polri dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang unggul, dengan cara menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan personel Polri. Pelanggaran terjadi berawal dari ketidakdisiplinan. Disamping itu, disipilin merupakan suatu sifat atau kemampuan yang dimiliki seseorang baik itu untuk taat dan bisa taat maupun bisa mengendalikan diri, agar tetap mematuhi aturan yang telah dibuat atau disepakati. ”Saya harapkan seluruh personel Polres Raja Ampat harus memiliki sikap yang disiplin,” harapnya.

Kapolres mengucapkan terimakasih kepada Kasi Propam dan jajarannya yang telah melaksanakan tupoksinya dengan baik, dan kepada masing-masing Kasatfung agar dapat membantu Propam dalam pengawasan anggotanya. “Jika ada anggotanya yang bermasalah, tolong diingatkan dan diarahkan sehingga tidak semua permasalahan anggota dilimpahkan kepada Propam. Selain itu, disampaikan kepada seluruh personel bahwa mekanisme reward dan punishment itu akan selalu ada. Silakan saudara-saudara berkompetisi untuk memperoleh reward sehingga bisa menjadi personel Polri yang dipercaya masyarakat,” pungkasnya. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed