oleh

30 Relawan Covid Lakukan Deklarasi

-Metro-44 views

SORONG-Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Papua Barat, Jordan Komnaris mengatakan pelatihan dan sertifikasi relawan covid-19 dilaksanakan selama 3 hari. Saat ini dibentuk relawan covid atau relawan non alam, namun ketika telah membentuk forum maka akan ada relawan lainnya sesuai spesifikasi.

“Kedepan ketika relawan ini sudah terbentuk, relawan itu akan terbagi. Tetapi tetap melakukan pelatihan-pelatihan spesifikasi yang mereka miliki,” katanya, Kamis (25/3).

Usai mengikuti pelatihan dan sertifikasi, relawan covid melakukan deklarasi yang berisi Kami relawan mendeklarasikan untuk segera membentuk forum relawan pengurangan bencana yang berkedudukan di 12 kabupaten, 1 kota, 218 distrik, 95 kelurahan dan 1743 kampung di provinsi Papua Barat. Kami relawan siap menjadi mitra strategi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait lainnya dalam penanggulangan bencana alam dan non alam. Kami relawan berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Panca Dharma relawan penangggulangan bencana yaitu Mandiri, Profesional, Solidaritas, Sinergi dan Akuntabel.

Dijelaskan Jordan Komnari,  bahwa Deklarasi dari relawan Kota Sorong yang menyusun, diharapkan ke depan juga akan membentuk forum relawan pengurangan resiko bencana, baik tingkat provinsi mau pun tingkat kabupaten/kota. Secara otomatis dia bukan hanya menangani masalah covid, tetapi juga menangani bencana banjir, dan tanah longsor. Unsur relawan ini ada dari unsur TNI/Polri, Pemerintah daerah yang memang berkenaan untuk menjadi relawan.

Lanjutnya, Kedepan BPBD akan memfasilitasi forum relawan untuk membuat pergub untuk bisa menjadi payung di Papua Barat. Pergub ini yang nantinya akan melindungi relawan dari sisi peralatan, sisi finansial, sisi sarana prasarana.

“Ketika relawan melakukan pendeklarasian diharapkan ada perhatian khusus dari pemerintah kepada relawan karena kita tahu, relawan kerja sebagai suka rela saja. Minimal pemerintah juga bisa bersikap bijak dan memberikan perhatian baik bersifat fasilitas mau pun peralatan yang mereka butuhkan di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Sorong, Herlin Sasabone menambahkan pelatihan dan sertifikasi bagi relawan covid-19  yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk 2 kabupaten, 1 kota yaitu Kabupaten Sorong, Kabupaten Raja Ampat dan Kota Sorong. “Jadi ada 30 peserta, masing-masing daerah 10. Relawan yang dilibatkan ada dari masyarakat, instansi yang menangani kemanusiaan. Mereka dilatih tentang covid ini apa, virus ini apa, penyebaran seperti apa, penanganan jenazah covid dan cara penggunaan APD. Pelatihan ini sangat bermanfaat. Sehingga kelebihan dari relawan-relawan ini mereka bersertivikasi. Mereka punya sertifikat. Ketika mereka dibutuhkan oleh daerah lain, mereka harus siap untuk melaksanakan tugas,” tandasnya.(zia) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed