oleh

3 Wakil Rektor Unimuda Dijabat Kaum Muda

-Metro-175 views

AIMAS–Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si melantik 3 Wakil Rektor Unimuda Sorong periode 2021-2022 yang usianya masih tergolong muda dan milenial. Mereka adalah Wakil Rektor 1 bidang Akademik, Inovasi dan Bidang Data, Doni Sudibyo, M.Pd, Wakil Rektor 2 Bidang Keuangan, Aset dan SDM, Surya Putra Raja, M.Pd dan Wakil Rektor 3 Bidang AIK, Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Sirojuddin, M.Pd.

Rektor mengatakan, wakil rektor yang dilantik, usianya masih tergolong muda ini dianggap memiliki kompetensi yang cukup untuk menjadi wakil rektor periode 2021-2022. Meski usianya muda, mereka diminta untuk bisa berinovasi dan menyumbangkan ide terbaik guna membesarkan nama Unimuda dan Organisasi Muhammadiyah. Dikatakannya, Muhammadiyah merupakan high service organization sehingga wajib memberikan pelayanan tertinggi kepada siapapun yang dilayani.

“Perguruan Tinggi Muhammadiyah merupakan organisasi pelayan, bukan organisais yang minta dilayani. Sehingga saya mengatakan bahwa muhammadiyah adalah high service organization, jadi kita harus melayani tingkat tinggi,” ujar Rektor Unimuda.

Kepada wakil rektor yang baru dilantik, Rustamadji juga menerangkan bahwa tantangan terbesar proses manajemen yang ada di Perguruan Tinggi dan organisasi adalah berupa konsep di atas kertas yang harus dibumikan. Perguruan tinggi yang bertugas sebagai pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat dituntut untuk membumikan konsep ketiganya secara bersamaan.

“Selama ini banyak konsep pengabdian masyarakat hanya jadi tulisan. Kalau kita hanya berfikir sampai di situ maka bisa dipastikan bahwa kita tidak bermanfaat untuk tanah Papua. Namun kita harus membuktikan pengajaran, penelitian  dan pengabdian masyarakat harus dibumikan, itulah bukti bahwa Unimuda Sorong bermanfaat bagi Tanah Papua,” jelasnya.

Pesan lain yang juga menjadi poin penting dan digaris bawahi oleh Rektor adalah, bahwa kemajuan teknologi yang begitu pesat dipengaruhi oleh manusia. Oleh karenanya, untuk melakukan pembangunan yang sejajar dengan perkembangan teknologo dibutuhkan nilai humanisme atau kemanusiaan.

“Kata kunci yang tidak bisa kita lupakan adalah humanisme atau kemanusiaan. Muhammadiyah sebagai organisasi Islam tentunya menjunjung rahmatan lil alamin yang tidak hanya dijadikan slogan semata. Kita bisa membangun dengan kearifan lokal dan moderasi beragama di semua aktivitas, sehingga untuk hal ini tidak perlu ada mata kuliah khusus,” tuntasnya.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, M.Pd, M.Ed, Ph.D mengatakan bahwa Unimuda Sorong merupakan 1 dari 165 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di Indonesia ini adalah aset penting bagi perserikatan, umat dan bangsa Indonesia. Saat ini, amal usaha pendidikan tinggi menjadi pilar utama bagi pengembangan perserikatan dan pengembangan dakwah islam serta kualitas manusia Indonesia. Oleh karena itu, capaian yang sudah ditorehkan  Unimuda Sorong perlu kita rawat dan dibangun dengan kualitas yang baik.

“Kampus kita akan harmonis apabila segitiga antara perserikatan, masyarakat dan kampus selalu harmonis. Oleh karenanya pesan yang akan saya sampaikan adalah untuk menjaga silaturrahmi dan harmoni bagi seluruh elemen Muhammadiyah. Tidak ada kampus yang maju tanpa harmonis,” tegasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed