oleh

3 Cawabup Maybrat Bersaing Ketat

SORONG – Tiga panelis dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP-PDIP), Kamis (25/2) melakukan uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) secara virtual kepada tiga bakal calon Wakil Bupati Maybrat sisa masa jabatan 2017-2022 di salah satu hotel di kota Sorong. Ketiga bakal calon yang mengikuti fit and proper test yakni politisi senior Markus Jitmau,S.Sos, Hanok Jitmau,SH yang kesehariannya menjabat Sekretaris DPC-PDIP Kabupaten Maybrat, dan Sarteis Wanane yang menjabat Sekretaris DPD-Golkar Kabupaten Maybrat.

Ketua DPC-PDIP Kabupaten Maybrat, Septinus Engel Naa,SH kepada Radar Sorong melalui sambungan telepon seluler mengatakan, pihaknya turut diundang hadir mendampingi ketiga bakal calon kurang lebih satu jam mengikuti proses interview.  

“Hasil interview cukup dinamis, setiap pertanyaan panelis dari DPP mampu dijawab dengan baik oleh ketiga bakal calon,” kata Engel Naa sembari mengatakan ketiga calon bersaing ketat dan selanjutnya DPP PDIP yang akan memutuskan dan menetapkan satu dari ketiga nama cawabup Maybrat untuk disampaikan ke Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Bupati Maybrat.

Disinggung mengenai Sekertaris DPC-PDIP Kabupaten Maybrat, Hanok Jitmau, yang sebelumnya telah mendaftar kemudian mengundurkan diri namun namanya juga ikut diundang DPP untuk mengikuti fit and proper test, Engel Naa mengatakan memang benar yang bersangkutan (Hanok Jitmau) telah mengundurkan diri dan penyampaian surat pengunduran diri tersebut telah disampaikan langsung ke DPD PDIP di Manokwari. 

Namun karena tetap berpedoman pada mekanisme partai, DPD menjawab bahwa surat pengunduran diri yang bersangkutan tetap akan disampaikan ke DPP dan nanti DPP-lah yang memutuskan. “Surat pengunduran diri dari yang bersangkutan juga sudah ada di DPP. Jadi nanti dari hasil fit and proper tes dan barulah diplenokan apakah yang bersangkutan tetap dicalonkan atau digugurkan berdasarkan surat permohonan yang bersangkutan,” jelas Engel Naa.

Menurutnya, deadline waktu yang diberikan pansus kepada partai politik yang berhak mengajukan nama calon wakil bupati Maybrat yakni sampai dengan awal Maret mendatang. Pihaknya optimis dalam satu minggu kedepan pasti sudah ada keputusan satu nama dari DPP yang akan diajukan PDIP ke Pansus Pemilihan Wakil Bupati Maybrat Pengganti Antar Waktu.

Terpisah, salah satu bakal calon yang telah menyelesaikan fit and proper test, Markus Jitmau mengatakan bahwa waktu dengan diberikan kepada mereka kurang lebih 15-20 menit, dengan pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya umum dan khusus. Seperti halnya menanyakan kedekatan dengan Bupati Maybrat dan keluarganya, kontribusi-kontibusi yang sudah pernah dilakukan untuk membesarkan partai di Kabupaten Maybrat dan komitmen kedepan apabila terpilih nanti mendampingi bupati sampai dengan masa jabatan 24 Aagustus 2024 mendatang. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed