oleh

3.565 KK akan Terima BST

-Metro-251 views

AIMAS– Sebanyak 3565 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Sorong akan segera menerima Bantuan Sosial Tunai (BST). Sebelum penyaluran BST dilakukan, Wakil Bupati (Wabup) Sorong, Suka Harjono S.Sos.M.Si mengingatkan agar penyalurannya dapat dilakukan secara baik dan tepat sasaran.

“Yang sering jadi masalah itu, data. Jadi Dinas Sosial perlu mengecek kembali data yang ada, jangan sampai terima dobel,” terang Wabup Sorong saat rapat bersama di Kantor Baperlitbang Kabupaten Sorong, Senin (18/5). 

Menurut Wabup, selama ini penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terjadi tumpang tindih. Untuk itu perlu perbaikan data untuk penyaluran BST.

“Kalau di kampung sudah ada warga yang menerima bantuan dari Bansos lain, harusnya BST ini diberikan kepada warga yang belum menerima bantuan sama sekali,” jelasnya. 

Ditambahkan Penjabat Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Sorong, Dr. Ari Wijayanti SE,M.Si, peran kepala distrik maupun lurah dapat untuk mengawal penyaluran BST tersebut dengan data yang harus selalu diperbaharui, sehingga tidak lagi terjadi masalah yang berkaitan dengan data, karena adanya data yang valid dari tingkat kelurahan maupun distrik. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sorong, Amatus Turot S,Hut,M.Si menerangkan, dari 3.565 KK yang akan menerima BST tersebut berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang berjumlah 1000 lebih dan Non DTKS berjumlah lebih dari 2.000 lebih. 

“Non DTKS itu yang berasal dari warga, KTP dan KK yang diverifikasi dan diinput dalam Siks-NG,” terangnya. 

Adapun warga yang memperoleh BST merupakan warga yang sama sekali belum memperoleh bantuan sosial lainnya, baik itu PKH, BPNT, BLT. Namun bagi yang menerima bantuan Sembako dari pemerintah akan mendapatkan BST. 

“Kalau bantuan Semabko dari pemerintah, itukan kebijakan pemerintah, jadi masih bisa dapat,” jelasnya. 

Penyaluran BST akan dilakukan Minggu depan bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia. Warga yang memperoleh BST tersebut akan diberikan undangan dan mendatangi langsung Kantor Pos untuk menukarkan dengan BST yang diserahkan secara cash Rp 600 ribu. “Kerja sama dengan  Kantor Pos yang merupakan mitra penyaluran, nanti saat pengambilan akan di foto,” ucapnya. 

Bantuan yang diterima Rp 600 ribu diberikan setiap bulannya selama 3 bulan. Sehingga 1 KK akan memperoleh bantuan sebesar Rp 1.8 juta per 3 bulannya. “Setiap bulan itu penerima BST mendapatkan Rp 600 ribu, jadi selama 3 bulan ini mendapat Rp 1.8 juta,” tandasnya. (nam) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed