oleh

276 Warga Binaan Serahkan Diri

-Metro-795 views

SORONG-Sedikitnya 276 warga binaan Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Sorong telah kembali setelah sempat melarikan diri akibat insiden kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas II B Sorong Senin (19/8) kemarin. Kembalinya warga binaan tersebut ada yang seorang diri dan ada pula diantark orang tuanya, Jumat (23/8). 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sorong, Nunus Ananto, baru 50 persen warga binaan yang kembali dari jumlah 543 warga binaan di Lapas Kelas II B tersebut.”Sisanya sekitar 267 warga binaan yang belum kembali, sehingga kami mengimbau agar para warga binaan jika menyerahkan diri ke pihak lapas dengan ketentuan tidak ada pemukulan secara anarkis dari petugas dan kami menerima dengan baik-baik,” jelasnya kepada wartawan.

Lanjut Nunus,dari 276 warga binaan yang telah kembali ke Lapas Sorong diantaranya ada yang menyerahkan diri secara sukarela dan ada juga yang ditangkap ketika berada di Pelabuhan Sorong. Sebab para petugas telah berada ditempat yang terindikasi akan dilalui oleh warga binaan.

“Selain itu ada beberapa bagian gedung Lapas juga sudah diberi garis polisi oleh Polres Sorong Kota,”tuturnya.

Nunus mengakui, saat ini Lapas Kelas II B sudah mulai kondusif dan berbagai upaya telah dilakukan baik pembuatan kantor darurat, kemudian membangun kembali tembok yang sudah jebol dikarena kebakaran kemarin yakni tembok sebelah kanan Lapas sudah dibangun kembali secara bertahap kemudian jendela-jendela ditutupi menggunakan seng.

“Memang fasilitasnya tidak sesuai standar namun hal tersebut merupakan upaya kami dan kami meminta perhatian untuk sarana dan prasarana akitivitas keamanan sehingga bisa kembali normal,”tuturnya.

Terkait dengan pihak keamanan, diakui Nunus bahwa sudah ada POM yang turut membantu pengamanan kemudian pihaknya pun meminta bantuan dari Kodim dan Kodim pun menurunkan 5 personel setiap harinya dan juga ada 5 personel dari Batalyon Armed.

“Kemarin ada juga dari Pasmar III tetapi sudah ditarik,”tuturnya.

Sementara itu, orang Tua dari warga binaan berinisal M mengatakan, baru membawa anaknya kembali ke lapas setelah melarikan diri akibat kebakaran yang terjadi. “Anak saya langsung ke rumah dan setelah beberapa hari baru saya antara kembali lagi ke sini untuk mempertanggung jawabkan masa tahanannya. Karena dia ini dihukum 5 tahun dan sudah menjalani masa tahanan selama 4 tahun lebih,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed