oleh

237 Pegawai Kemenkeu Swab Massal

-Metro-80 views

SORONG- Klaster perkantoran menjadi klaster kedua penyumbang angka positif Covid-19 di Kota Sorong setelah klaster keluarga. Karena, karyawan perkantoran langsung bersentuhan dengan masyarakat melalui pelayanan setiap harinya. Mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 di perkantoran, Kementerian Keuangan Kota Sorong menggandeng Tim Surveillance Dinas Kesehatan Kota Sorong untuk melakukan swab massal.

Swab massal atau pemeriksaan swab tes diikuti oleh 273 orang yang merupakan gabungan dari beberapa satker kementerian keuangan yang berada di Kota Sorong.  Diantaranya, Kanwil BC Khusus Papua, Gedung Keuangan Negara, KPPN Sorong, KPKNL Sorong, KPP Pratama Sorong, KPBC Sorong dan Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Sorong yang dilaksanakan di halaman parkir KPPN Sorong, Rabu (4/11). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah adanya beberapa pegawai Kemenkeu Sorong yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada beberapa minggu yang lalu. 

Tim Dinas Kesehatan, dr. Dian  mengharapkan agar usai dilakukan pemeriksaan swab, pegawai harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan wajib memakai masker dimanapun berada. Kemudian, pegawai juga diminta mempersiapkan diri bila hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Mau tidak mau harus menerima, dan harus memiliki tanggung jawab agar tidak menularkan kepada orang lain, jelasnya.

Sementara itu, Kepala KPPN Sorong Juanda, memberikan apresiasi dan terima kasih  kepada Tim Dinkes Kota Sorong yang telah memfasilitasi kegiatan swab massal tersebut. Dimana, pihak Kemenkeu menyiapkan peralatan swab sedangkan Dinas Kesehatan memfasilitasi tenaga medisnya. Juanda menambahkan tujuan diadakan swab tes ini untuk memastikan kondisi kesehatan pegawai Kemenkeu dalam keadaan sehat.

“Karena jika mereka sehat, bisa mendukung kenyamanan dalam bekerja. Selain itu, untuk mendeteksi kondisi kesehatan dan keselamatan para pegawai yang lainnya dalam beraktivitas di kantornya masing-masing,”ungkapnya.

Juanda menambahkan, hasil swab tersebut dikirimkan ke Balitbangke Makassar paling cepat lima hari. Dan apabila ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Gustu Covid-19 Kota Sorong untuk dilakukan karantina, baik yang telah disediakan Pemerintah Kota Sorong (Diklat Kampung Salak) maupun karantina mandiri di rumah masing-masing.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed