oleh

23 Warga Binaan ikut Peneguhan Sidi Jemaat

-Metro-28 views

Prosesi peneguhan Sidi Jemaat di Gereja Tabernakel Lapas Sorong, Minggu (18/10)  diikuti oleh sebanyak 23 warga binaan. Informasi yang dihimpun Radar Sorong, dua diantaranya juga mengikuti pembaptisan dewasa.

Kepala Kantor Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Sorong menuturkan bahwasanya kegiatan ini merupakan puncak dari upaya pembinaan kepribadian terutama bagi warga binaan yang menganut agama Nasrani.

“Sebelum peneguhan hari ini, mereka dibimbing selama satu bulan. Kemudian kemarin dievaluasi dan hari ini dalam aturan Gereja Kristen disebut dengan Sidi Jemaat artinya mereka mengakui keimanannya,” tutur Kalapas Sorong.

Diungkapkan Kalapas, tiga warga binaan yang ikut dalam peneguhan Sidi Jemaat kali ini sebenarnya sudah bebas beberapa minggu yang lalu dan statusnya bukan warga binaan lagi. Namun karena mereka sudah mengikuti bimbingan selama satu bulan lamanya maka pada kesempatan tersebut, yang bersangkutan juga diikutsertakan untuk diteguhkan keimanannya bersama warga binaan yang lain.

Kalapas berterimakasih atas kepada majelis jemaat yang sudah membantu dalam membina kepribadian dan karakter warga binaan Lapas Sorong. Sebab menurutnya di Lapas tidak bisa melaksanakan kegiatan sendiri. 

“Kita butuh dukungan dari berbagai pihak, masyarakat dan institusi lain termasuk juga imam dan majelis jemaat,” lanjutnya.

Dirinya berharap dengan adanya peneguhan keimanan ini, nantinya warga binaan bisa hidup lebih baik lagi dalam bermasyarakat. “Yang terpenting adalah agar mereka tidak menilai bahwa Lapas adalah tempat yang menyeramkan. Tetapi ini tempat mereka berproses menjadi lebih baik lagi, mereka dibina disini,” tandasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed