oleh

2024, Pelindo IV Pindahkan Operasional TPM ke MNP

-Ekonomi-46 views

MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) berencana memindahkan aktivitas bongkar muat di Terminal Petikemas Makassar (TPM) ke Makassar New Port (MNP).
Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi mengatakan dalam rencana kerja jangka panjang tahun 2024, semua kegiatan peti kemas yang saat ini beroperasi di TPM akan dialihkan ke MNP.
“Namun pemindahan aktivitas bongkar muat di TPM ke MNP secara keseluruhan baru akan dilakukan nanti, pada saat pembangunan Pelabuhan Baru Makassar sudah rampung seluruhnya. Jadi perpindahannya akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan kesiapan dari MNP,” jelas Prasetyadi.
Dengan kepindahan tersebut, maka TPM nanti akan berubah fungsi menjadi pelabuhan multipurpose.
“Penggunaannya nanti akan kita kaji yang paling ideal untuk apa. Jadi memang di TPM akan berubah fungsi bukan menjadi pelabuhan peti kemas, tetapi pelabuhan multipurpose, di mana penggunaannya nanti bisa bermacam-macam, bisa digunakan sebagai car terminal, bisa digunakan untuk barang-barang curah, tentunya curah yang bersih karena curah yang kotor bisa mengganggu lingkungan. Kemudian bisa juga menjadi terminal cruise, bisa menjadi tempat komersial lainnya yang akan dikaji secara mendalam oleh Pelindo IV,” papar Dirut Pelindo IV. MNP Terhubung dengan Rel Kereta Api Prasetyadi juga menyebutkan, MNP akan menjadi Terminal Peti Kemas terbesar di wilayah Indonesia Timur dengan akses distribusi barang menggunakan kereta api.
“Jadi nanti ada rel kereta api yang ke arah Parepare, itu nanti akan masuk ke terminal, tetapi bukan masuk ke dalam Container Yard (CY) atau lapangan penumpukan, tetapi akan masuk ke lokasi yang dekat dengan pelabuhan,” terangnya.
“Kedepan kan MNP akan ada kawasan industri, kemudian ada kawasan pelabuhan. Jadi rel kereta api nanti masuk sampai ke dalam pelabuhan tapi bukan masuk ke dalam terminalnya tetapi mendekati ke dalam pelabuhannya,” sambung Prasetyadi. (**/ros)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed