oleh

Pasien Corona Coba Bunuh Diri

SORONG – Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong, berhasil menyelamatkan seorang pasien positif Covid-19 yang mencoba mengakhiri hidupnya saat menjalani karantina di Gedung Diklat Kampung Salak.

Dikutip dari Antara, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Herlin Sasabone saat dikonfirmasi Senin, membenarkan bahwa Tim Gugus Tugas menyelamatkan seorang mahasiswa pasien positif virus corona yang berusaha bunuh diri. Dia mengatakan, wanita berstatus mahasiswa salah satu Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Ambon tersebut melakukan upaya bunuh diri karena masalah asmara.

Menurutnya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong langsung turun ke Diklat Kampung Salak untuk berkomunikasi dan menenangkan pasien tersebut. “Tim Gugus Tugas juga melibatkan pacar mahasiswa tersebut untuk menenangkan yang bersangkutan, dan sekarang yang bersangkutan sudah membaik,” jelasnya.

Dikatakan bahwa mahasiswa tersebut diduga terjangkit virus corona saat magang di Pelabuhan Kota Sorong. “Yang bersangkutan sudah selesai melakukan magang dan hendak kembali ke Ambon namun dirinya dinyatakan positif virus corona sehingga diisolasi di Gedung Diklat Kampung Salak Kota Sorong,” tambahnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R Laku mengupdate perkembangan kasus positive baru Covid-19 di Kota Sorong, dimana ada 2 tambahan kasus positive Covid-19, satu diantaranya meninggal dunia berinisial SU (60-Remu Utara). Seorang lainnya berinisial NU (30-Klasaman) yang berstatus OTG.

SU merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia pada Minggu (28/6) dan sudah dimakamkan dengan menggunakan protocol kesehatan karena berdasarkan hasil swab, yang bersangkutan positive Covid-19. SU diketahui pernah menjabat di Kabupaten Sorong. “SU pertama sempat dirawat di RS Mutiara kemudian dirujuk ke RSUD Kampung Baru dan menghembuskan nafas terakhir. SU memang ada penyakit bawaan dan tim medis yang tahu penyakit SU tersebut,” jelas Ruddy Laku kepada wartawan, kemarin 

“Tambahan dua positif baru tersebut menambah jumlah kasus di Kota Sorong naik menjadi 95 orang positif. Adapun tambahan dua positif tersebut dari hasil pemeriksaan 154 sample yang diterima  Tim Gustu Covid-19 pada tanggal 29 Juni 2020. Sedangkan 152 sampel dinyatakan negative Covid-19,” sambungnya.

Data perkembangan Covid-19 di Kota Sorong saat ini yakni OTG 544 orang, ODP 257 orang (Selesai pemantauan 201, proses 56), PDP 53 orang (44 selesai pengawasan, 9 proses pengawasan)  “Kasus meninggal dunia sudah 12 orang. Hasil pemeriksaan laboratorium, negatif 463 orang dan positif 95 orang. Selama ini sampel yang kami kirim itu adalah sampel dari orang yang dikarantina, orang yang kontak langsung dengan positive Covid-19 dan berdasarkan hasil tracing, rapid test serta tenaga kesehatan,” terangnya. Ruddy menambahkan bahwa Pemerintah Kota Sorong akan membagikan masker secara gratis kepada masyarakat agar masyarakat bisa menggunakan masker dengan baik. (***/ant/juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed