oleh

Bangun Maybrat jadi Lebih Baik

SORONG– Sosok ketokohan Bernard Sagrim, mampu merangkul komponen pejabat yang mewakili representasi tiga wilayah besar Ayamaru, Aitinyo dan Aifat patut diapresiasi, dan hal ini harus didukung, demi lebih baiknya pembangunan Kabupaten Maybrat 5 tahun kedepan. Tidak ada lagi istilah tim sukses, tidak ada lagi lawan atau kawan. Konflik pemilukada telah diakhiri 3 Oktober 2018 . demikian pernyataan Korneles Kambu,S.Sos, M.Si kepada Radar Sorong (29/10) melalui sambungan telepon seluler.

Lanjut Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat itu, Apabila hasil Pemilu Presiden-Wakil Presiden terpilih 2019 lalu, Jokowi- Mauruf Amin bisa merangkul lawan politiknya Prabowo-Sandi dalam pemerintahan jilid dua, sama halnya juga di kabupaten Maybrat, pasangan Sagrim-Kocu (SAKO) juga demikian, bisa kembali merangkul tim lawan politiknya untuk mengawal pembangunan 5 tahun kedepan.

Salah satu yang dicontohkan salah satu intelektual asal Aitinyo, yang saat ini mengikuti (PIM II) jarak jauh itu adalah pelantikan belasan pejabat eseloon II di jajaran Pemerintah Kabupaten Maybrat baru baru ini, hampir sebagian besar pejabat yang dilantik adalah mereka yang berbeda pandangan politik pemilukada 2017 lalu yang diajak masuk dalam kabinet pemerintahan SAKO.. 

Contoh lain juga adalah, dengan dipilihnya sosok Jhonny Way, sebagai Sekda Maybrat tentu melalui proses seleksi yang cukup ketat, berdasarkan ketentuan aturan yang berlaku. Sehingga kalaupun ada kelompok-kelompok yang merasa tidak puas, menurutnya adalah keliru. Yang terpenting menurutnya adalah bahwa sebagai pejabat ASN, pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat memberi dukungan kepada tiga pemimpin, yaitu Bupati, Wakil Bupati dan Sekda, untuk membangun Kabupaten Maybrat yang lebih baik.(ris).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed