oleh

DPR Tinjau Lapak Asik ‘One to Many’

-Metro-84 views

SORONG – Penerapan layanan tanpan kontak fisik (Lapak Asik) yang diterapkan oleh BP Jamsosotek Selama Masa Pandemi Covid-19 mendapat apresiasi dari Wakil Ketua II DPRD Kota Sorong Elisabeth Nauw. Elis, sapaan akrabnya menilai BP Jamsostek telah mengikuti kemajuan teknologi yang sangat bermanfaat di tengah pandemi Covid-19 ini.

  Elis yang meninjau langsung proses pelayanan Lapak Asik dengan sistem one to many di Kantor BP Jamsosotek Cabang Papua Barat, Sabtu (27/6) mengatakan, pelayanan BP Jamsostek jauh mengalami kemajuan dibandingkan beberapa tahun yang sebelumnya.

  “Melihat kondisi pelayanan pada saat ini sangat luar biasa. Pelayanannya mengikuti kecanggihan teknologi yang ada sehingga situasi sangat dimanfaatkan sekali. Jadi BP Jamsostek tidak lagi beralasan bahwa dengan stuasi pendemi, sehingga membatasi jam pelayanan. Sebab mereka berfikir kreatif menghadirkan kemudahan untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya usai meninjau proses pelayanan.

  Dikatakannya, BP Jamsostek sangat proaktif melakukan pengecekan berkas sehingga pencairan santunan dapat segera dibayarkan. Jadi dalam situasi sulit selama pandemic, pelayanan BP Jamsostek justru dipermudah sehingga tetap bisa memenuhi hak dari pesertanya. “Saya apresiasi luar biasa kepada beliau (Kepala BP Jamsostek Cabang Papua Barat), karena saya keliling dan lihat sendiri. BP Jamsostek  ini. Saya harap hal ini dapat ditiru oleh lembaga-lembaga lain,” tutup Elis.

  Kepala BP Jamsostek Cabang Papua Barat, Mintje Wattu menuturkan, program one to many merupakan pelayanan yang sudah diprogramkan dari pusat untuk seluruh daerah sebagai prioritas untuk peserta, sebab tidak ada penolakan peserta di masa Covid-19 untuk mengajukan klaim.

  “Banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan seperti ini, mengingat banyak karyawan maupun pekerja yang di-PHK dan dirumahkan sehingga banyak yang mengklim Jaminan Hari Tua (JHT) dan Tabungan Hari Tua (THT),” kata Mintje.

  Selama masa pandemi ini, BP Jamsostek tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang maksimal kepada peserta. Sehingga tidak ada kesulitan dalam pengurusan klaim meski saat ini kontak fisik sedang dibatasi. Ada sebanyak 8 orang CS yang siap membrikan pelayanan kepada peserta BP Jamsostek setiap harinya.

Sementara itu, Hadim Ula, mantan pekerja PT Elia Pratama yang baru saja mengurus klaim BP Jamsosteknya menggunakan program one to many mengaku tak mengalami kesulitan. Dirinya yang baru saja lepas kontrak dari PT Elia Pratama pada bulan Mei lalu bahkan menuturkan proses one to money sangatlah sederhana. “Tidak terlalu susah, bahkan simple sekali. Pelayanan petugasnya juga bagus, ramah, dan mereka membantu kalau kami ada kesulitan dalam menggunakan aplikasi tersebut,” tandasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed