oleh

36 Pengidap Corona Sembuh

SORONG – Kesembuhan pasien positif terinfeksi Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) di Kota Sorong berangsur meningkat. Kamis (25/6), kasus sembuh Covid-19 di Kota Sorong bertambah 1 orang, laki-laki berinisial SH (36) yang merupakan warga Kelurahan Malamso yang berstatus OTG, mengisolasikan diri di salah satu rumah sakit di Kota Sorong. ­Dengan demikian, total sembuh Covid-19 di Kota Sorong berjumlah 36 orang.

Juru bicara Percepatan pe­nanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R Laku merincikan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Sorong, orang tanpa gejala (OTG) 504 orang, ODP 242 orang (sudah selesai pemantauan 191, 51 proses pemantauan). “Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 51 orang,  yang sudah selesai pengawasan berjumlah 39 dan yang masih dalam pengawasan berjumlah 12 orang,” terang Ruddy Laku dalam conference pers didampingi dr Meilin ­Rico dan dr Farida di lobby kantor Walikota Sorong, kemarin.

Menanyakan terkait pasien positive Covid-19 yang tengah di rawat di RS Sele be Solu, dr Meilin Rico mengungkapkan bahwa di RS Sele be Solu saat ini hanya merawat 1 pasien positive Covid-19.  Sebab 3 pasien positive Covid-19 sudah keluar dari RS Sele be Solu dan melakukan karantina mandiri, hal tersebut sudah dikonfirmasikan kepada Satgas Kota Sorong untuk memfasilitasi 3 orang tersebut. “Tiga orang tersebut, duanya hasil swab pertama negative dan akan dilakukan swab ­kedua. Sedangkan 1 orangnya lagi masih positive Covid-19 dan sedang dikarantina ­diluar RS Sele be Solu,” terangnya.

Ruddy Laku mengatakan, pemerintah telah menempatkan personil gabungan TNI/Polri, Satpol PP dan Satgas Covid-19 Kota Sorong di 16 titik pusat keramaian untuk melakukan pengawasan inten­sif. Tujuannya untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menerapkan ­protokol kesehatan, dan juga memberikan penegasan bahwa masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan dan akan ­diawasi oleh personel gabungan.

Ruddy menambahkan, 16 titik pusat keramaian yang dilakukan pengawasan diantaranya Pasar, Bandara, Pelabuhan, Tempat Wisata Tanjung Kasuari, Moi Park, Saoka ­Beach, Alinda Beach, Tampa Garam, Taman Wisata Mangrove, pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan beberapa tempat ­keramaian lainnya. “Terkait WA yang ­beredar bahwa ada sanksi fisik dan uang ketika masyarakat melanggar, itu tidak benar. ­Kami sementara mengkaji kira-kira sanksi apa yang mau diberikan kepada orang yang melanggar protokol kesehatan di 16 area tersebut. Sampai sekarang yang dilakukan TNI/Polri adalah mengingatkan dengan tegas untuk gunakan masker dan jaga jarak,” terang Ruddy Laku. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed