oleh

Waspada! Transmisi Lokal Corona di Kota

SORONG – Kota Sorong mengalami penambahan 18 kasus baru positive Coronavirus Disease-2019 (Covid-19). Dari 18 kasus baru corona tersebut, 9 diantaranya merupakan warga Kelurahan Klaligi Distrik Sorong Manoi Kota Sorong. Dengan demikian, hingga Kamis (28/5), kasus positive corona di Kota Sorong melonjak dari 32 kasus menjadi 50 kasus. Kenyataan ini membuktikan telah terjadinya transmisi lokal virus Corona di Kota Sorong.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R. Laku mengatakan, dari 60 sampel yang dikirim ke Makassar pada  23 Mei lalu, 56 sampel telah keluar hasilnya dan hasilnya 26 sampel positif, 18 kasus positive baru dan 8 orang positive lama. Dibeberkannya, 18 kasus baru positif corona yakni laki-laki berinisial YL (18) dan SE (14) yang merupakan warga Kelurahan Klaligi, keduanya merupakan klaster Gowa. Kasus baru lainnya yakni perempuan berinisial A (38), F, R (17), M (51), FA (35) serta laki-laki berinisial MH (28) dan  MU (26) yang kesemuanya merupakan warga Kelurahan Klaligi Distrik Sorong Manoi.

Kasus baru lainnya laki-laki berinisial RU (52) beralamatkan di belakang GOR yang merupakan PDP yang sedang dirawat di RS Sele be Solu, MTS (55) alamat Kelurahan Palputih, AM (20) dan RA (21) keduanya merupakan warga Kelurahan Klademak, IM (37), AL (24), FA (18) yang merupakan warga Kelurahan Rufei.  RW (23) warga Kelurahan Remu Selatan dan IM (22) warga Kelurahan Klawasi. Sementara itu, delapan kasus positive lama, yakni perempuan berinisial ASN (4), SK (34), BA (39) dan D (45), serta laki-laki berinisial YM (8), AR (60), AFM (15) dan NA (38).

Dengan bertambahnya warga yang positif terjangkit virus corona, Ruddy R. Laku menghimbau masyarakat menerapkan protokoler kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan. “Faktanya sudah terjadi transmisi lokal di Kota Sorong, terbukti dengan adanya penambahan kasus positive Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, Provinsi Papua Barat mencatat kenaikan tertinggi kasus positif virus corona dalam sehari. Kamis (28/5) kemarin terjadi penambahan 20 kasus positif, 18 di Kota Sorong dan 2 di Kabupaten Teluk Bintuni. Dengan demikian, total kasus positif virus corona di Papua Barat hingga kemarin, 152 kasus. Kota Sorong berada di urutan pertama sebanyak 50 kasus, diikuti Teluk Bintuni 40 kasus, Kabupaten Sorong 32, Raja Ampat 16, Manokwari 8, Teluk Wondama 3, Fakfak 2 dan Manokwari Selatan 1 kasus positif. “Tambahan 20 kasus baru sebagian besar merupakan trasmisi lokal. Juga masih ada penularan kontak orang dekat dengan klaster Gowa. Untuk tambahan kasus di Kota Sorong akibat transmisi lokal, ini yang patut kita waspadai,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat, dr. Arnold Tiniap kepada wartawan, kemarin.

Arnold mengatakan, sebenarnya ada tambahan 1 kasus positif di Kaimana, namun Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat belum merekapitulasi. “Untuk tambahan 1 kasus di Kaimana belum kita rekap hari ini, nanti besok baru kita masukkan,” tuturnya. Melihat tambahan-tambahan kasus baru, dr. Arnold menilai penularan virus corona di Papua Barat masih dalam tren peningkatan. Beberapa hari ke depan, kasus positif masih akan terjadi. “Temuan kasus positif di Papua Barat masih dalam tahap awal, masih akan meningkat,” pungkasnya. (juh/lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed