oleh

Masa Tanggap Darurat Covid-19 Diperpanjang

-Metro-239 views

SORONG-Wali Kota Sorong, Drs Ec Lambert Jitmau MM akan melakukan perubahan Surat Edaran Wali Kota Sorong terkait pemberlakuan tanggap darurat Covid-19 menjadi Instruksi Wali Kota Sorong tentang pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus Corona di Kota Sorong. Instruksi ini diberlakukan mulai tanggal 2 Juni hingga 15 Juni 2020, hal tersebut disampaikan Wali Kota Sorong saat mengadakan jumpa pers di Aula Samu Siret, Kantor Wali Kota Sorong, Kamis (28/5).

Sebelumnya, surat edaran yang dikeluarkan pada tanggal 4 Mei 2020 tersebut akan berakhir pada tanggal 1 Juni 2020, namun sebelum masa tanggap darurat berakhir, wali kota mengubah surat edaran tersebut menjadi instruksi wali kota yang akan diperpanjang hingga 2 pekan kedepan.

Instruksi yang dimaksud, diantaranya, pertama, pembatasan operasional Bandara DEO untuk penerbangan komersil, kedua pembatasan operasional Pelabuhan Laut untuk pelayaran kapal Pelni maupun kapal perintis. Ketiga, pembukaan Bandara dan Pelabuhan Laut hanya dikhususkan untuk pesawat atau kapal yang mengangkut kebutuhan masyarakat dan untuk pelayanan pengiriman sample pasien Covid-19 maupun peralatan medis.

 Keempat, pembukaan Bandara hanya diperuntukan bagi para penumpang yang akan keluar dari Kota Sorong, kelima pembukaan Pelabuhan Laut untuk pelayaran komersil hanya diijinkan untuk penumpang yang akan meninggalkan Kota Sorong menuju daerah yang masih membuka rute pelayaran komersil.

Keenam, Tim Satgas diminta untuk melakukan pengawasan ketat terhadap penumpang yang akan keluar dari Kota Sorong, di Bandara maupun Pelabuhan Laut. Ketujuh, melarang masyarakat beraktivitas di luar rumah kecuali untuk kegiatan yang bersifat urgent. Kedelapan, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, wajib menggunakan masker. Kesembilan melaksanakan physical distancing atau menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain. “Ini merupakan upaya pencegahan, agar mengurangi tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Sorong. Saya berharap masyarakat patuhi ini. Untuk melaksanakan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 maka satuan tugas segera mengambil langkah hukum sesuai dalam peraturan perundang-undang yang berlaku.

“Kedepan kita harus lihat, tidak boleh mengalah untuk instruksi dari manapun, karena kondisi daerah berbeda-beda,” jelas Wali Kota Sorong.

Wali Kota Sorong menambahkan, penyebaran virus Corona di Kota Sorong masih terus mengalami peningkatan, sehingga dirinya mengimbau agar masyarakat secara bersama-sama melakukan instruksi tersebut dan tentunya memperhatikan hal-hal yang sesuai dengan protokoler kesehatan yang ada di Kota Sorong dan mengacu pada protokoler kesehatan secara nasional.

“Intinya, yang berubah hanya surat edaran yang digantikan dengan Instruksi Wali Kota Sorong, sedangkan isi poinnya masih sama dengan edaran yang dikeluarkan pada tanggal 4 Mei 2020. Jadi, warga Kota Sorong harus taat kepada instruksi protokoler kesehatan dengan jaga jarak, jangan senang berkumpul, pakai masker dan jangan bandel serta melawan,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed