oleh

4 Orang Sekeluarga Positif Corona

TIMIKA – Kurva situasi Covid-19 di Kabupaten Mimika masih terus menanjak. Kamis (28/5) kemarin ada penambahan 17 kasus baru, sehingga total kasus sejak akhir Maret 2020 lalu sudah mencapai 222 kasus.  Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynold Ubra kepada wartawan melalui video conference mengungkapkan, tambahan 17 kasus baru, 7 diantaranya adalah pasien di RS Tembagapura dan 10 dari RSUD Mimika. Pemeriksaan spesimen dengan metode PCR ini dilakukan di laboratorium Klinik Kuala Kencana. 

Dari 10 kasus yang dilaporkan RSUD Mimika, 4 diantaranya adalah satu keluarga. Diantaranya pasien dengan nomor registrasi 215 inisial SRM perempuan 36 tahun, pasien 216 AWB perempuan 15 tahun, pasien 217 CNB perempuan 12 tahun dan pasien 218 DBP laki-laki 6 tahun. Mereka adalah satu keluarga yang tinggal di Jalan Cenderawasih Gang Komodo merupakan kontak erat dengan pasien 171 yang sudah terlebih dahulu dinyatakan positif Covid-19.  Selain itu, pasien 220 inisial DPK laki-laki usia 25 tahun adalah salah satu kasus baru yang dilaporkan namun merupakan turunan dari Klaster Lembang. Sebab DPK merupakan kontak erat dengan pasien 003, 014, 023 dan 151. 

Reynold mengatakan, kasus 213 hingga 218 merupakan gambaran bahwa penularan Covid-19 terjadi di dalam rumah. Ini yang harus menjadi perhatian bagi masyarakat untuk bisa melakukan pencegahan. Pemerintah menerapkan pembatasan sosial tujuannya untuk memberi perindungan kepada masyarakat. “Karena ketika tertular di luar rumah bisa menularkan kepada orang di rumah,” ucap Reynold. 

Mengenai Klaster Lembang yang masih menghasilkan kasus baru, Reynold mengatakan hal ini menandakan gagalnya isolasi yang harus dilakukan kontak erat yang sudah ditetapkan dalam status PDP, ODP maupun OTG.  Harusnya ketika sudah ditetapkan PDP, ODP dan OTG, maka tidak boleh lagi beraktivitas di luar rumah. Bahkan ketika di rumah pun harus menjaga jarak dengan anggota keluarga lainnya. Tetap di kamar, gunakan masker, tidak menggunakan peralatan yang sama dengan orang lain. 

Selain penambahan 17 kasus baru, dilaporkan juga 7 pasien sembuh dari tiga rumah sakit. Empat diantaranya adalah pasien RS Tembagapura, satu pasien RSUD Mimika dan dua pasien yang ditangani oleh RSMM.  Adapun pasien sembuh dari RS Tembagapura yakni pasien 058 dengan inisial STA laki-laki 51 tahun, 075 ATW laki-laki  49 tahun, 086 DRG laki-laki 45 tahun dan pasien 113 NKW laki-laki 39 tahun. Satu pasien dari RSUD yakni pasien 066 YNT laki-laki 48 tahun. Dua pasien di RSMM yakni pasien 096 MLF perempuan 33 tahun dan pasien 097 ELW laki-laki 50 tahun. 

Sementara itu, dari hari kedelapan penerapan Pembatasan Sosial Diperketat dan Diperluas (PSDD) terjaring 148 orang dan 6 ditemukan reaktif atau positif antibodi. Secara keseluruhan sejak hari pertama hingga hari kedelapan sudah ada 2.015 orang terjaring dan 181 positif rapid test atau 8,9 persen. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed