oleh

Siap Dukung Silaturahmi Online

SORONG – Mendukung silaturahmi secara online demi mengantisipasi dampak pemberlakuan PSBB dan karantina wilayah di berbagai daerah di Indonesia, Telkomsel yang merupakan operator seluler terbesar di Indonesia dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 170 juta, telah mempersiapkan antisipasi skenario The New Normal.

Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan, berbagai kebijakan diterapkan secara terukur di seluruh lini bisnis perusahaan, sambil memperhatikan perkembangan dan kondisi terkini yang terus dievaluasi. “Dipertimbangkan sesuai kondisi wilayah masing-masing dengan terus berkoordinasi secara berkala dan memantau perkembangan terkini dari Gugus Tugas Covid-19,” ungkap Setyanto melalui siaran persnya, Minggu (17/5).

Dijelaskan, Telkomsel telah melakukan berbagai sosialisasi secara intensif kepada seluruh karyawan, sekaligus menerapkan berbagai kebijakan internal dengan menyesuaikan pandemi yang telah ditetapkan pemerintah melalui Gugus Tugas Covid-19.

Mengupayakan hal tersebut, Telkomsel telah membentuk tim Task Force Business Continuity Management yang mengatur pengelolaan operasional perusahaan secara menyeluruh dalam menghadapi pandemi Covid-19. Selanjutnya, melaksanakan protokol pencegahan penyebaran dengan penyediaan sarana kesehatan, penyemprotan disinfektan di ruang kerja, dan perlengkapan verifikasi, prosedur kunjungan tamu, hingga kebijakan tugas dinas karyawan.

Telkomsel juga telah menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) agar seluruh karyawan dapat menyesuaikan status pandemi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah RI. Tentunya dengan tetap memastikan layanan untuk pelanggan tetap terjaga sesuai prosedur standar yang berlaku dan periode masa waktunya akan terus menyesuaikan perkembangan yang ada.

Demi memastikan hal diatas, operasional kerja sejumlah unit yang tidak memungkinkan dilakukan secara remote, Telkomsel juga telah menerapkan sistem kerja waktu bergantian (shifting) dan melengkapi para karyawan atau petugas lapangan dengan perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD), serta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan standar protokol penanganan penyebaran Covid-19.

Saat press conference melalui aplikasi CloudX,  Executive Vice President East Area Sales, Adiwinahayu B. Sigit  yang didampingi oleh Vice President Network Operation and Quality Management Area Pamasuka, Moelky Furqan, dan Vice President Consumer Sales Area Pamasuka, Agustiyono beserta para General Manager mengatakan, Telkomsel Area Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan (Pamasuka) siap menyambut momen Idul Fitri 1441 H dengan berkomitmen untuk terus bergerak maju dalam memastikan ketersediaan kualitas jaringan dan layanan yang prima guna menghadirkan kenyamanan beraktivitas dan beribadah bagi pelanggan, sehingga dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang positif bagi masyarakat.

Untuk mencapai hal tersebut, Telkomsel  Area Pamasuka telah memusatkan optimalisasi kualitas dan kapasitas jaringan di sekitar 74 point of interest (POI), yang berfokus pada 42 titik area residensial yang teridentifikasi mengalami kenaikan trafik telekomunikasi yang sangat signifikan. Telkomsel juga telah menyiagakan sebanyak 1.474 BTS yang khusus digunakan untuk mengcover POI dan 52.100 BTS secara keseluruhan yang berada di wilayah Pamasuka.

Dari sisi produk dan layanan pelanggan, untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan aktivasi dan mengakses informasi produk dan layanan, Telkomsel mendorong pelanggan untuk lebih memanfaatkan pusat layanan digital/virtual yang tersedia. Selain itu, layanan Telkomsel juga dapat dinikmati melalui berbagai media sosial.

Momen RAFI 2020 ini juga merupakan momen yang spesial bagi Telkomsel, karena selain menjadi bulan penuh berkah, tepat pada tanggal 26 Mei 2020 nanti, Telkomsel juga berulang merayakan ulang tahunnya yang ke-25 tahun. Untuk itu, Telkomsel melalui program tahunan Telkomsel Siaga dengan tema “Di Rumah Terus Jalankan Kebaikan” telah mempersiapkan ragam program yang menarik untuk pelanggan setia.

Dalam keterangan akhirnya, Sigit memastikan tidak ada kenaikan tarif penggunaan data maupun tarif telepon selama masa pandemi Covid-19. “Kami paham bahwa sebagai perusahaan plat merah, dan dimasa susah seperti saat ini, tidak akan ada kenaikan harga atau tarif bagi pelanggan telkomsel,” tandasnya. (*/ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed