oleh

Positif Corona Terbanyak di Kabsor

MANOKWARI – Jumlah kasus positif virus corona di  Papua Barat kembali bertambah. Hingga Rabu (14/5), total kasus positif virus corona mencapai 88 kasus. Terjadi penambahan kasus positif di Kabupaten Sorong sebanyak 17 dan di Raja Ampat 1 kasus. “Hari ini ada tambahan 18 kasus positif, 17 dari Kabupaten Sorong dan 1 dari Raja Ampat. Sehingga total kasus positif di Papua Barat sebanyak 88,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat, dr. Arnold Tiniap pada jumpa pers, Kamis (14/5).

Dengan tambahan 17 kasus, maka Kabupaten Sorong berada di urutan pertama kasus positif dengan total 29 terbanyak di Provinsi Papua Barat. Adapun penyebaran kasus positif virus corona, di Kabupaten Sorong 29 kasus, Teluk Bintuni 19, Kota Sorong 17, Raja Ampat 15, Manokwari 6 dan Manokwari Selatan serta Fakfak masing-masing 1 kasus positif. “Kasus positif tertinggi sampai saat ini Kabupaten Sorong dengan 29 orang,” katanya.

dr. Arnold menjelaskan, hasil pemeriksaan sampel laboratorium  yang diterima, dari Kabupaten Sorong 60 negatif dan 29 positif, Teluk Bintuni 63 negatif dan 19 positif, Kota Sorong 102 negatif dan 17 positif, Raja Ampat 144 negatif dan 15 positif, Manokwari 40 negatif 6 positif, Manokwari Selatan 4 negatif 1 positif, Fakfak 2 negatif 1 positif, Kaimana 6 negatif, dan Tambrauw 1 negatif.

Dari 13 kabupaten/kota di  Provinsi Papua Barat ada 4 kabupaten yang belum diambil specimen untuk diperiksa di laboratorium yakni Sorong Selatan, Teluk Wondama, Pengunungan Arfak, dan Mabrat. Gugus Tugas merencanakan akan melakukan rapid test di empat kabupaten ini. “Kita harus melakukan pemeriksaan supaya kita bisa tahu situasi sebenarnya,” ujarnya.

Jumlah meninggal dunia 11 orang, terdiri dari 9 PDP (Pasien Dalam  Pengawasan),  1 ODP (Orang Dalam Pengawasan) dan 1 positif.  Pasien sembuh 2 orang, 1 dari Kota Sorong dan 1 dari Manokwari. OTG (orang tanpa gejala) tambahan 4 orang dari Teluk Wondama sehingga totalnya 889 orang, 591 orang masih dalam pemantauan, 298 selesai pemantauan. ODP (orang dalam pemantauan) tambahan 1 orang dari Manokwari, sehingga totalnya 928, 135 masin dalam pemantauan, 793 selesai pemantauan. PDP (Pasien Dalam Pengawasan) tidak ada tambahan, totalnya 63 orang, 15 masih dalam pengawasan dan 48 selesai pengawasan.

Menurut Arnold, dengan peningkatan jumlah kasus positif positif ini maka masyarakat harus tetap waspada dan mengikuti anjuran pemerintah menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak (physical distancing) serta mengurangi keluar rumah.  “Masyarakat harus sadar bahwa dengan tidak melakukan upaya-upaya pencegahan (termasuk memakai masker) kita sangat beresiko untuk terpapar corona. Kalau kita abai atau tidak melakukan upaya-upaya pencegahan, jangan salahkan orang lain kalau nanti kita sakit,” himbaunya. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed