oleh

Kelompok Massa Bakar Ban dan Palang Jalan

-Metro-126 views

SORONG-Buntut dari perusakan tiga mobil angkutan umum oleh sekelompok pemuda pada Kamis (7/5) kemarin pada pukul 16.45 WIT di Terminal Remu, Kota Sorong. Berimbas pada aksi balasan oleh massa dari sejumlah sopir angkutan umum dan terjadi aksi perlawanan yang berimbas pada aksi bakar ban dan pemalangan di perempatan Pasar Remu tepatnya di jalan Jenderal Sudirman, Jumat (8/5) sekitar pukul 12.10 WIT oleh sekelompok masyarakat.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan, S.IK, MH menjelaskan, aksi pembakaran ban ini merupakan imbas dari pemalakan pada Kamis (7/5) kemarin. Dimana, saat ini terjadi kesalahpahaman oleh beberapa sopir taksi kemudian mengumpulkan massa untuk melakukan aksi balas dendam ke salah satu kompleks dan sekitaran Pasar Sentral Remu sehingga sekelompok masyarakat juga melakukan aksi perlawanan.

“Tapi sudah kita pisahkan tadi, dan kita perintahkan mereka untuk kembali ke rumah masing-masing. Sehingga saat ini kondisi sudah aman dan tidak ada lagi blokir jalan dan semua sudah berjalan dengan normal, kami juga sudah mengamankan dua orang yang diduga pelaku perusakan tersebut,”jelasnya kepada wartawan, kemarin.

Menanyakan informasi terkait penyerangan dari luar yang menggunakan senjata tajam, Kapolres Sorong Kota pun membenarkan hal tersebut bahwa penyerangan tersebut menggunakan senjata tajam. Sehingga pihaknya mulai melakukan pengamanan, akan tetapi berdasarkan laporan sementara yang ia terima tidak ada korban dari aksi penyerangan tersebut.

“Nanti kami cek lagi, semoga tidak ada,”ungkapnya.

Untuk mencegah agar tidak berkembang pada hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya melalui Tim Intel Polres Sorong Kota sudah bergerak melakukan pendekatan kepada masing-masing kepala suku dengan harapan semoga masyarakat bisa terima bahwa masalah tersebut telah ditangani dan sudah diambil langkah hokum oleh Polres Sorong Kota.

“Masyarakat jangan main hakim sendiri atau melakukan aksi balasan lagi, nanti tidak akan selesai dan malam menimbulkan korban lagi. kami Polres sudah melakukan langkah-langkah hukum,”tandasnya.

Akibat dari aksi pembakaran ban dan pemalangan jalan, arus lalu lintas di jalan Jenderal Sudirman nampak sepi, bahkan adanya pengalihan arus dan diinformasikan bahwa Pasar Remu pun sepi. Hingga pukul 13.00 WIT aksi pembakaran ban langsung dipadamkan, dan pemalangan jalan langsung dibuka oleh pihak kepolisian. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed