oleh

4 Distrik Zona Merah Corona

SORONG – Penyebaran virus corona di Kota Sorong hingga Jumat (8/5), tercatat empat distrik termasuk zona merah penyebaran corona. Keempat distrik tersebut yakni Distrik Malaimsimsa, Distrik Sorong Barat, Distrik Klaurung dan Distrik Sorong Manoi. 

Empat distrik yang ditetapkan sebagai zona merah corona karena sudah ada kasus positive corona, sementara 6 distrik lainnya yakni Distrik Sorong Timur, Sorong Utara, Sorong, Sorong Kota, Sorong Kepulauan dan Distrik Maladum Mes berada dalam zona kuning sebab sudah ada pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP) maupun orang tanpa gejala (OTG) di enam distrik tersebut. 

Distrik Malaimsimsa tercatat dua PDP meninggal dunia, 14 ODP (11 selesai pemantauan), 5 PDP (Kelimanya selesai pengawasan), 7 OTG (2 diantaranya positif terjangkit virus corona). Distrik Sorong Barat 14 ODP (12 selesai pemantauan), 3 PDP (2 selesai pengawasan), 4 OTG (Satu positif corona). Distrik Klaurung 10 ODP (Selesai 9), 1 PDP positif corona, 9 OTG (selesai pemantauan), 1 PDP meninggal dunia. Distrik Sorong Manoi 23 ODP selesai pemantauan, 5 PDP  (Selesai 4), 41 OTG (Selesai 28, proses pemantauan 13), PDP positive 2 orang dimana 1 PDP meninggal dunia dan 1 PDP terkonfirmasi.  Sementara itu enam Distrik di Kota Sorong tercatat ada penyebaran ODP, PDP hingga OTG Covid-19. 

Adapun total orang yang dikarantina di Gedung Diklat Kampung Salak Kota Sorong sebanyak 28 orang, bertambah dibandingkan dengan rilis pada Selasa (5/5) sebanyak 20 orang. “Jumlah orang yang diisolasi di Gedung Diklat Kampung Salak sebanyak 25 orang, tapi nanti ada penambahan 3 orang lagi, sehingga total orang yang diisolasi naik menjadi 28 orang dan mereka dalam pengawasan terus,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R Laku kepada wartawan, Jumat (8/5).

Menurutnya, yang menjalani isolasi di Gedung Diklat Kampung Salak adalah OTG dan PDP yang sudah bisa beraktifitas sendiri sehingga dipindahkan ke Kampung Salak, namun tetap dalam pengawasan Tim Surveillance dan Puskesmas Tanjung Kasuari.

Sementara itu, update data corona per 8 Mei 2020, jumlah OTG sebanyak 134 orang, yang selesai pemantauan sebanyak 78 orang dan tersisa 56 OTG dalam pemantauan. Kemudian ODP sebanyak 163 orang, selesai pemantauan 134 orang dan masih dalam pemantauan 29 orang.  “Sedangkan jumlah PDP sebanyak 33 orang, yang telah selesai pengawasan 29 orang dan masih dalam proses pengawasan sebanyak 4 orang. Jumlah PDP ini mengalami penurunan 3 orang. Yang meninggal dunia masih tetap 8 orang, hasil pemeriksaan swab negatif 85 sampel dan pemeriksaan swab positif 9 sampel,” paparnya.

Hingga hari ini (kemarin,red) sambung Ruddy, Tim Surveillance Dinas Kesehatan Kota Sorong sudah melakukan pemeriksaan rapid tes kepada 405 warga Kota Sorong, dengan hasil rapid negatif 404 orang dan reaktif 1 orang. Pemeriksaan rapid test juga dilakukan terhadap OTG dan orang yang pernah kontak langsung dan rawan terinfeksi virus Covid-19. “Kami juga sudah mengirim 132 sampel untuk diperiksa di Balitbangkes Makassar dan masih menunggu 32 sampel hasil pemeriksaan swab,” pungkasnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed