oleh

300 UKM Terkena Dampak Corona

KAIMANA – Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kaimana, Agustinus Janoma mengaku, jika dari hasil pendataan pihaknya saat ini.
Akibat adanya pandemi Covid-19, hampir 300-an Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di ­Kota Kaimana mendapatkan dampaknya.
“Memang sesuai dengan jumlah data yang kami miliki, ada sebanyak 300-an pengusaha kecil dan menengah di Kabupaten Kaimana. Mereka ini sangat terkena dampaknya, karena mereka mendapatkan penghasilan dari hasil yang diperoleh setiap harinya,” jelasnya, saat dikonfirmasi melalui saluran teleponnya, Senin (4/5).
Dikatakan Janoma, pihaknya sangat berharap agar pengusaha kecil dan menengah yang ada di Kabupaten Kaimana, tidak berhenti menggerakan usaha mereka, untuk bertahan di saat kondisi sulit saat ini.
“Tetap berusaha, meski keadaan tidak sebaik beberapa bulan lalu. Kami tetap akan memberikan solusi, jika memang dampaknya sudah sulit untuk diatasi,” katanya.
Sementara itu, Sulasti, salah seorang penjual nasi kuning di Pasar Inpres Krooy, dalam keterangannya kepada wartawan mengaku, dirinya ­sangat kesulitan dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini.
“Kami jual biasanya nasi kuning sampai dengan 100 bungkus, tetapi karena corona ini, nasi kuning yang kami jual pun hanya 20-an saja. Itu pun tidak sampai habis. Belum lagi ini bulan Puasa,” ujarnya.
Dia juga sangat berharap, adanya kebijakan pemerintah terkait dengan keringanan yang mesti diberikan oleh pihak koperasi dan lembaga keuangan lainnya kepada mereka yang saat ini mencicil di bank maupun koperasi untuk pinjaman usaha ­mereka.
“Kiranya pemerintah bisa memperhatikan kami, semoga ada solusi lain,” harapnya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed