oleh

Kelangkaan Bapok Mengintai

KAIMANA – Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kaimana, Agustinus Janoma, SE menerangkan, mewabahnya pandemi Corona membuat sejumlah bahan pokok (Bapok) mengalami kelangkaan.
Oleh karena itu pihaknya melaporkan hal ini pada Kementerian Perdagangan RI.
“Memang saat ini terkait dengan pencegahan penyebaran Covid-19, kami tetap merujuk kepada Surat Bupati Kaimana pada pihak PT Pelni untuk menghentikan sementara 3 kapal yang selama ini melayani rute dari dan ke Kaimana. Namun, setelah mengetahui sejumlah kebutuhan pokok yang sulit diperoleh saat pandemi Covid ini, kami sudah sampaikan hal ini ke Kementerian Perdagangan RI.
Hal ini juga kami akan sampaikan ke Bupati Kaimana sebagai pimpinan,” jelas Kepala Dinas Perindagkop Kaimana, Agustinus Janoma kepada wartawan, Rabu (29/4).
Dikatakannya, memang ada tawaran yang disampaikan oleh Menteri Perdagangan RI kepada sejumlah daerah, terkait dengan kesulitan daerah mendapatkan barang kebutuhan pokok, entah itu melalui kapal Pelni maupun kapal Tol Laut.
“Kami memang ditawarkan seperti itu. Pak Presiden sendiri juga sudah menegaskan, agar setiap daerah dapat memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, jangan sampai terjadi defisit saat pandemi Covid-19 ini, terlebih saat Ramadan tahun ini,” tegasnya.
Untuk saat ini, terkait deng­an bahan kebutuhan pokok seperti beras, dalam catatan pihaknya masih cukup aman hingga 3 bulan yang akan datang. Gula pasir dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya, pun dinyatakan sudah aman.
“Hanya saja, saat ini menyam­but Lebaran, kebutuhan akan telur ayam dan bawang serta sayur-sayuran pasti akan meningkat. Kami sudah konfirmasi dengan beberapa pemasok di Kaimana dan mereka sudah siap, hanya saja menunggu distribusinya,” tambahnya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed