oleh

Pertumbuhan Ekonomi PB Tahun 2019 Melambat

-Manokwari-269 views

MANOKWARI-Perekonomian Papua Barat tahun 2019 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 84.347,69 Miliar dan PDRB perkapita mencapai Rp 87,90 juta. Ekonomi Papua Barat dengan minyak dan gas bumi tahun 2019 tumbuh 2,66 persen melambat dibanding tahun 2018 sebesar 6,25 persen. Sedangkan tanpa minyak dan gas bumi ekonomi Papua Barat Tahun 2019 tumbuh 6,13 persen.

Kepala BPS (Badan Pusat Statistik)Provinsi Papua Barat, Maritje Pattiwaella, S.E, M.Si dalam rilis, Kamis (6/2/2020) membeberkan, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha informasi dan  komunikasi sebesar 11,51 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Impor Luar Negeri sebesar 19,43 persen.

Dijelaskan, struktur perekonomian Papua Barat tahun 2019 didominasi oleh tiga lapangan usaha, industri pengolahan 25,74 persen, pertambangan dan penggalian 17,44 persen dan konstruksi sebesar 15,96 persen. Sedangkan PDRB  Papua Barat tanpa migas menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku didominasi oleh konstruksi 26,42 persen, administrasi pemerintahan, pertahanan dan jasminan sosial wajib sebesar 17,50 persen, pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 17,46 persen.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan lanjut Kepala BPS, pertumbuhan ekonomi Papua Barat tahun 2019 (c-to-c), konstruksi memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 0,96 persen, diikuti perdagangan besar dan ecaran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 0,55 persen, serta pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 0,33 persen.

Dijelaskan lagi, ekonomi Papua Barat dengan minyak dan gas bumi triwulan IV-2019 bila dibandingkan triwulan IV-2018 (y-on-y) tumbuh sebesar 8,27 persen. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi merupakan lapangan usaha yang paling tinggi pertumbuhannya, yaitu sebesar 12,59 persen.

“Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Konsumsi Pemerintah sebesar 27,58 persen,”jelasnya Kepala BPS.

Ekonomi Papua Barat dengan minyak dan gas bumi triwulan IV-2019 bila dibandingkan triwulan II-2019 (q-to-q) mengalami pertumbuhan sebesar 4,23 persen. Dari sisi produksi, lapangan usaha konstruksi mengalami pertumbuhan tertinggi hingga 7,84 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Konsumsi Pemerintah sebesar 39,04 persen.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed