oleh

Susi Air Layani 6 Rute Penerbangan Sorong Raya

-Metro-131 views

SORONG-Penerbangan perdana subsidi angkutan udara perintis Maskapai Susi Air tahun 2020 resmi diterbangkan dari Bandara Domine Edward Osok (DEO) dengan rute Sorong-Ayawasi dengan membawa 10 penumpang dari Kota Sorong. Penerbangan perintis ini  untuk memenuhi kebutuhan transportasi ke beberapa kabupaten tetangga di wilayah Sorong Raya.

Maskapai Susi Air ini, masuk sebagai salah satu operator dalam program penerbangan subsidi angkutan udara perintis dengan memiliki 6 rute penerbangan, yakni Sorong-Teminabuan, Sorong – Ayawasi, Sorong – Inanwatan, Kabare-Waisai dan Inanwatan-Teminabuan.

Kepala Bandara DEO Sorong Rasburhany, mengatakan, khusus penerbangan perintis ini sudah ditentukan oleh Ditjen Perhubungan Udara. Sedangkan tugas Bandara DEO Sorong hanya mengawasi dalam pelaksanaan di lapangan. Diakuinya, penerbangan Susi Air ini merupakan kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya, karena dianggap penerbangan ini sangat dibutuhkan masyarakat dibeberapa kawasan tersebut.

“Penerbangan yang mendapatkan subsidi dari pemerintah sRp 8,3 milliar dengan jumlah penerbangan sebanyak 924 penerbangan untuk 6 rute,”jelasnya kepada Radar Sorong, Senin (3/1).

Menanyakan berapa banyak penerbangan dalam 1 bulan, Rasburhany mengungkapkan semua tergantung pada jadwal yang telah diatur 

Distrik Manager PT Asi Pujiastuti Aviation, Albertus Guntur Susi Air, mengatakan penerbangan Susi Air ini adalah penerbangan yang disubsidi oleh pemerintah untuk membantu masyarakat di wilayah Sorong. Dengan harga yang terjangkau, misalkan harga tiket Ayawasi-Sorong hanya sekitar Rp 340 ribuan, dan ini sangat terjangkau karena adanya subsidi.

“Jadi untuk tahun 2020 ini kami masih dipercayai sebagai operator yang terbang di Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Sorong ini dan lebih tepatnya kami dikontrak tahunan, karena akan melayani masyarakat hingga tanggal 31 Desember 2020,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sorong, Drs. Wihelmus Asmuruf mengatakan, angkutan perintis sangat dibutuhkan masyarakat dimana ada beberapa daerah di Sorong Raya yang sulit mendapatkan transportasi. Sehingga dengan adanya penerbangan perintis ini diharapkan dapat meningkatkan pembangunan dalam segala sektor.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed