oleh

Selama Renovasi, Pilih Tetap di Pasar Remu

-Metro-448 views

SORONG – Rencana Walikota Sorong, Drs. Ec. Lambert Jitmau, MM untuk meratakan Pasar Remu dan kemudian membangunnya kembali menjadi pasar yang megah  mendapat respon positif dari para pedagang. Bahkan ada yang mengaku akan tetap jualan di Pasar Remu hingga pasar andalan  Kota Sorong itu dibangun kembali.

 Merry Kareth, salah satu penjual sayur di pasar tersebut mengaku enggan untuk dipindahkan karena masih belum mengetahui kejelasan lapak jualan mereka di Pasar Modern nanti. Mama-mama Papua juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan lapak selama berjualan di Pasar Remu. Bagi mereka, adanya indikasi penguasaan lahan oleh oknum tertentu.

“Selama ini kami banyak keluhan yang kami hadapi, kami minta supaya pedagang yang sudah punya tempat di dalam harusnya tidak boleh membawa barang dagangan untuk dijual ke luar. Karena melihat, semakin hari pedagang semakin padat. Kami mama Papua merasa ditelantarkan, kadang di belakang kami juga sering berdebat masalah tempat jualan, bahkan kadang diusir,” ungkap Merry.

  “Kami dukung rencana pemerintah untuk renovasi pasar, tapi kami tidak mau pergi dari sini. Kami minta pasar ini direhab secara bertahap, sehingga kami akan tetap berada disini,” sambungnya.

 Menurut Merry, jika pemerintah ingin mengaktifkan Pasar Modern di Rufei maka harus ada pembagian. Pedagang yang tinggal dari wilayah Sorpus sebaiknya berjualan di Pasar  Modern. Sedangkan pedagang yang tinggal di daerah sebelum Sorpus tetap berjualan di pasar remu.

Senada dengan Merry, Samsudin yang merupakan pedagang resmi di pasar remu berharap untuk bisa tetap bertahan. Dirinya mengkhawatirkan apakah saat dipindahkan ke Pasar Modern, mereka akan mendapat tempat yang sama seperti yang didapatkan di Pasar Remu saat ini. “Sampai saat ini belum ada koordinasi dengan kami bahwa akan seperti apa nanti jika kami dipindahkan, apakah kami akan dapat tempat yang sama atau seperti apa. Bahkan saya rasa juga tidak akan mampu Pasar Modern menampung seluruh pedagang Pasar Remu,” jelasnya kepada Radar Sorong.

 Samsudin juga menagih janji Walikota dahulu, agar bagaimana Pasar Remu tidak akan digusur. Hanya saja dilakukan renovasi dan akan kembali difungsikan seperti pasar semula. “Saya sudah puluhan tahun disini, sejak awal pasar ini buka yang dulu statusnya masih pasar swasta. Kalaupun kami diminta untuk pindah, seperti apa pengaturannya. Kami tidak menolak mentah-mentah jika memang harus dipindahkan, yang penting ada tempat untuk kami disana. Kami siap dan tidak pernah membantah untuk tidak mengikuti program pemerintah, sepanjang aturannya jelas, kami mendukung pasti dukung program tersebut,” tandasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed