oleh

DAMRI Sorong Tumbuh 20-30 %

-Ekonomi-242 views

SORONG –  Sampai saat ini, bus DAMRI (Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia) yang merupakan jasa angkutan orang dan barang masih sebagai angkutan dengan tarif termurah. Hal ini menunjukkan kalau perusahaan BUMN ini tidak hanya berorientasi bisnis tapi juga mengutamakan pelayanan  kepada masyarakat.

 Hal ini sebagaimana dikatakan oleh General Manager Perum DAMRI Sorong, Moch. Isa Renyaan. “Karena kami adalah perusahaan milik negara, kami tidak terlalu mempertimbangkan keuntungan semata, tetapi bagaimana kami bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan jasa angkutan barang atau orang. Masalah tarif sebenarnya memang ada. Tetapi tidak sedikit orang yang kadang membayar di bawah tarif rata-rata,” tutur Isa kepada Radar Sorong di ruang kerjanya kemarin (3/2).

 Tarif yang dipatok Perum DAMRI Sorong paling murah melayani perjalanan di Kota Sorong dengan trayek Sorong-Saoka seharga Rp 5.000/orang. “Tarif ini termurah jika dibandingkan dengan angkutan-angkutan lain. Untuk trayek lainnya ke arah kabupaten tarifnya juga murah. Jika menggunakan mobil double cabin seperti L200 kita harus membayar Rp 300 ribu – Rp 350 ribu, maka dengan DAMRI cukup membayar Rp 150 ribu saja. Bahkan kalau memang onghkosnya kurang, mereka boleh membayar sesuai kerelaan saja,” terangnya.

 Namun, lanjut Isa, hal tersebut tidak serta merta membuat pertumbuhan ekonomi Perum DAMRI Sorong tumbang. Menurut Isa, sejauh ini pendapatan relatif. Untuk jumlahnya dalam rupiah, dirinya tidak bisa merincikan, hanya saja pendapatan Perum DAMRI diukur dari load factor (tingkat okupansi). Load factor berkaitan dengan jumlah penumpang yang diangkut, sejauh ini load factor Perum DAMRI Sorong berada di angka 20-30%.

DAMRI yang sudah tersebar hampir di seluruh daerah di Indonesia, salah satunya di Sorong, kini ada sekitar 21 unit bus DAMRI yang beroperasi di Sorong dan Sorong Raya. DAMRI tidak hanya beroperasi di daerah perkotaan saja, tetapi hingga ke pedesaan yang masih jarang diakses oleh angkutan darat yang lain. Wilayah operasi DAMRI di Sorong meliputi Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Tambarauw, Kabupaten Maybrath dan Kabupaten Raja Ampat. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed